Polsek Lubuk Linggau Timur I Sambangi Warga Terdampak Banjir di Mesat Seni, Drainase dan Timbunan Tanah Jadi Sorotan

Table of Contents
Lubuk Linggau – Dalam rangka mewujudkan Polisi Bersama Masyarakat dan hadir nyata di tengah musibah, ps. Kapolsek Iptu Jumar Bolivar jajaran Polsek Lubuk Linggau Timur I  melaksanakan sambang multisektor ke Kelurahan Mesat Seni RT 01, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II, Kota Lubuk Linggau pada Senin (02/11/2026). 

Kegiatan ini turut diikuti oleh Tim Camat Lubuk Linggau Timur II, Lurah Mesat Seni, Bhabinkamtibmas Mesat Seni, serta Tim Kesehatan Puskesmas Swasti Saba untuk mendengarkan langsung keluhan, mencatat dampak, dan menyampaikan aspirasi warga kepada pihak kecamatan guna mendapatkan solusi nyata.
 
Berdasarkan keluhan masyarakat di lokasi, banjir yang merendam pemukiman diduga dipicu oleh dua faktor utama: pertama, adanya pembuangan sampah sembarangan ke aliran siring di kawasan pemukiman; kedua, aktivitas penimbunan tanah oleh pihak developer yang akan membangun perumahan, yang dinilai menutup jalur aliran siring warga RT 01. Perlu ditegaskan bahwa hal ini merupakan keluhan awal masyarakat dan masih memerlukan verifikasi teknis dari instansi terkait sebelum diambil kesimpulan akhir.
 
Dalam kunjungan tersebut, tim mendengar langsung cerita warga yang menyatakan sejumlah perabotan rumah rusak akibat terendam air. Namun, sejauh informasi yang diterima tim, tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam kejadian banjir tersebut. Polsek bersama unsur kecamatan dan kelurahan melakukan pendataan awal, memastikan warga mendapatkan layanan kesehatan dasar dari Puskesmas Swasti Saba, serta menenangkan suasana di tengah kekhawatiran warga.
 
PS. Kapolsek Lubuk Linggau Timur I Iptu Kumar menyampaikan bahwa kehadiran Polri bukan hanya saat ada gangguan keamanan, tetapi juga menjadi jembatan aspirasi masyarakat ke pemerintah daerah. “Kami datang untuk mendengar, mencatat keluhan warga, menyampaikan kepada pihak kecamatan dan instansi teknis agar segera dilakukan pemeriksaan saluran air, penanganan sampah, serta evaluasi aktivitas penimbunan tanah oleh developer. Masyarakat berhak mendapatkan lingkungan hunian yang aman dan bebas dari genangan air,” ujarnya.
 
Lurah Mesat Seni dan Tim Camat Lubuk Linggau Timur II menyatakan akan menindaklanjuti hasil sambang tersebut dengan memanggil pihak terkait, meminta pemeriksaan teknis saluran siring, mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, serta meminta penjelasan kepada developer agar aktivitas pembangunan tidak merusak jalur drainase. Tim Kesehatan Puskesmas Swasti Saba juga melakukan pemantauan kesehatan warga terdampak serta memberikan imbauan agar tetap waspada terhadap penyakit pasca‑banjir.
 
Polres Lubuk Linggau melalui jajaran Polsek Lubuk Linggau Timur I menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi, menjaga kondusivitas di lokasi, serta mendukung upaya pemerintah kecamatan dan kelurahan dalam penanganan banjir secara terintegrasi. Kegiatan sambang ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara Polri, pemerintah kecamatan, kelurahan, tenaga kesehatan, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mengatasi permasalahan lingkungan dan bencana.



             ( Nasrullah ) 
Tak-berjudul81-20250220065525