Dukung Pemulihan Petani dan Swasembada Pangan, Pemkab Gorontalo Salurkan Benih Jagung dan Alsintan di Limboto

Table of Contents

LIMBOTO — Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian terus memperkuat sektor pertanian dengan menyalurkan bantuan sarana produksi pertanian dan alat mesin pertanian (Alsintan) tahun anggaran 2026.

Penyerahan bantuan tahap III tersebut berlangsung di Kantor Kelurahan Bulota, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Ahad (1/11/2026), dan dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Zulkifli Nangili, S.E., M.Si.

Program bantuan ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian, mempercepat musim tanam, serta mendorong pemulihan ekonomi petani, khususnya di tengah kondisi sejumlah petani yang mengalami gagal panen.

Pada tahun 2026, Kabupaten Gorontalo memperoleh alokasi bantuan pengembangan komoditas jagung seluas 19.000 hektare. Penyaluran tersebut terbagi dalam tiga tahap, yakni tahap pertama seluas 4.000 hektare dan tahap kedua seluas 5.000 hektare yang telah disalurkan.

Sementara itu, bantuan tahap ketiga dengan alokasi 10.000 hektare mulai memasuki proses penyaluran, termasuk di Kecamatan Limboto yang memperoleh alokasi seluas 160 hektare.

Bantuan tersebut menyasar lima kelompok tani dengan total 124 penerima manfaat. Adapun bantuan benih jagung yang disalurkan mencapai 2.400 kilogram, disertai bantuan Alsintan berupa satu unit traktor roda empat dan tiga unit traktor tangan.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli Nangili menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gorontalo atas perhatian dan kepeduliannya terhadap kebutuhan masyarakat petani.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat dibutuhkan, terutama ketika sebagian petani menghadapi kondisi sulit akibat gagal panen dan belum dapat menjalankan aktivitas pertanian secara maksimal.

“Bantuan ini sangat dibutuhkan masyarakat saat ini. Di tengah kondisi banyak petani yang mengalami gagal panen dan belum bisa melakukan aktivitas pertanian, Bapak Bupati masih menunjukkan kepedulian kepada masyarakat Kabupaten Gorontalo, khususnya di daerah pemilihan saya, Dapil Limboto,” ungkap Zulkifli.

Ia menilai bantuan berupa benih jagung, pupuk, serta alat dan mesin pertanian menjadi stimulus penting bagi petani dalam mempersiapkan musim tanam berikutnya.

Terkait dukungan melalui pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD, Zulkifli menjelaskan bahwa pihaknya akan melihat terlebih dahulu postur penganggaran APBD Kabupaten Gorontalo.

“Insya Allah, dalam waktu dekat kita akan membahas pagu definitif yang telah ditetapkan pemerintah. Jika ada porsi anggaran yang dapat mendukung program ini, tentu kami akan mendukung sepenuhnya,” tegasnya.

Ia menambahkan, program pengembangan pertanian tersebut juga merupakan bagian dari program nasional dalam mendukung swasembada pangan. Karena itu, dukungan pemerintah daerah dan DPRD dinilai penting agar program tersebut dapat berjalan optimal.

Dalam penyaluran Alsintan tahun 2026, pemerintah daerah menyerahkan satu unit traktor roda empat kepada Kelompok Tani Matowa, Kelurahan Tilihuwa.

Sementara tiga unit traktor tangan masing-masing diserahkan kepada Kelompok Tani Flamboyan, Kelurahan Kayu Merah; Kelompok Tani Harapan Jaya III, Kelurahan Bongohulawa; serta Kelompok Tani Ilomata IV, Kelurahan Tenilo, Kecamatan Limboto.

Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengolahan lahan, mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja manual, serta mempercepat pelaksanaan musim tanam dan meningkatkan produktivitas pertanian.

Zulkifli juga berharap seluruh kelompok tani penerima bantuan dapat memanfaatkan fasilitas yang diberikan secara optimal, sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan produksi jagung dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya berharap masyarakat benar-benar memanfaatkan bantuan ini. Jangan sampai bantuan hanya sekadar diterima, tetapi harus digunakan bersama untuk menyukseskan program pemerintah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri,” ujarnya.

Ia turut menyampaikan rasa syukur atas berbagai program bantuan yang dikucurkan pemerintah untuk Kabupaten Gorontalo, termasuk apresiasi yang diterima daerah sebagai tuan rumah kegiatan Pekan Nasional (Penas) yang turut mendukung program swasembada pangan di Provinsi Gorontalo.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan kelompok tani menjadi kunci penting dalam mewujudkan sektor pertanian yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan.

Dengan penyaluran bantuan benih jagung dan Alsintan tersebut, Pemerintah Kabupaten Gorontalo diharapkan dapat terus memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para petani. (red/)
Tak-berjudul81-20250220065525