1.000 Kader PKK dan Posyandu Berkumpul, Jumbara 2026 Jadi Momentum Perkuat Pembangunan Kabupaten Gorontalo
Table of Contents
LIMBOTO, GORONTALO – Sebanyak 1.000 kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) se-Kabupaten Gorontalo berkumpul dalam kegiatan Temu Kader PKK dan Posyandu bersama Anggota DPD RI Dapil Gorontalo, Hj. Rahmijati Jahja, Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan yang dikemas dalam suasana santai dan penuh keakraban tersebut menjadi bagian dari rangkaian Apel Bhakti dan Jambore Kader (Jumbara) PKK dan Posyandu Kabupaten Gorontalo Tahun 2026.
Hadir dalam kegiatan tersebut Senator Gorontalo Hj. Rahmijati Jahja, Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi, S.T., Sekretaris Daerah Sugondo Makmur, S.Pd., M.H., Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo Ny. Hj. Maryam Puhi Pago, Wakil Ketua TP-PKK Ny. Hj. Venny Yunus Anwar, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Gorontalo Ny. Selvianty Sugondo Makmur.
Turut hadir Asisten I sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Dr. Rahmat Donny Lahati, S.E., M.M., Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Ismail T. Akase, S.Kep., S.K.M., serta Direktur RSUD Dr. M.M. Dunda Limboto sekaligus Ketua IDI Kabupaten Gorontalo, dr. Lany Bobihu.
Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Rahmat Donny Lahati, menjelaskan bahwa pelaksanaan Jumbara PKK dan Posyandu tahun ini memiliki nilai historis tersendiri. Pasalnya, kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari Jumbara pertama yang dilaksanakan pada periode 2005–2015, ketika Hj. Rahmijati Jahja masih menjabat sebagai Ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo.
Pada masa itu, Ny. Hj. Maryam Puhi Pago menjabat sebagai Wakil Ketua TP-PKK. Kini, sekitar 15 tahun kemudian, keduanya kembali memiliki keterkaitan dalam perjalanan kegiatan tersebut, dengan Maryam Puhi Pago melanjutkan estafet kepemimpinan sebagai Ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo.
Menurut Rahmat, kehadiran Senator Hj. Rahmijati Jahja merupakan bentuk penghormatan sekaligus apresiasi atas jasa dan kontribusinya dalam merintis pelaksanaan Jumbara PKK di Kabupaten Gorontalo.
Ia berharap Jumbara PKK dan Posyandu tidak lagi dilaksanakan dengan jeda waktu yang panjang, melainkan dapat menjadi agenda rutin setiap tahun.
Lebih dari sekadar pertemuan, kegiatan ini diharapkan menjadi wadah konsolidasi bagi seluruh kader PKK dan Posyandu untuk memperkuat kapasitas, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta menyatukan langkah dalam mendukung program pembangunan daerah.
Rahmat juga menegaskan bahwa kader PKK memiliki posisi strategis sebagai kader pembangunan, pendukung kebijakan pemerintah daerah, sekaligus agen perubahan yang bekerja langsung hingga tingkat desa.
Dengan keterlibatan sekitar 1.000 kader dari berbagai wilayah di Kabupaten Gorontalo, Jumbara 2026 diharapkan mampu melahirkan semangat baru, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan kualitas pengabdian para kader kepada masyarakat.
Menutup keterangannya, Rahmat menyampaikan satu ungkapan untuk menggambarkan kegiatan tersebut.
"Jumbara luar biasa. Akan ada peningkatan sumber daya manusia, terutama bagi para kader peserta di seluruh Kabupaten Gorontalo," ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo diharapkan dapat terus memperkuat peran PKK dan Posyandu sebagai ujung tombak pemberdayaan keluarga, pelayanan masyarakat, serta pembangunan yang dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan desa. (*)

