Semarak Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda, SMPN 1 Limboto Libatkan 540 Siswa dalam Beragam Lomba Budaya dan Literasi
Table of Contents
LIMBOTO – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026, SMP Negeri 1 Limboto, Kabupaten Gorontalo, menggelar kegiatan Semarak Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda yang berlangsung selama lima hari, mulai 26 hingga 30 Oktober 2026.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala SMP Negeri 1 Limboto, Andriansyah Puluhulawa, M.Pd., pada Senin (26/10/2026), dipusatkan di halaman sekolah dan diikuti oleh seluruh siswa yang berjumlah 540 orang.
Mengusung tema “MARWAS (Merakit Adat Ragam, Apresiasi, dan Seni) melalui Literasi dan Numerasi untuk Mengeratkan Sumpah Pemuda,” kegiatan ini menjadi wadah bagi para siswa untuk mengembangkan kreativitas, meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa, seni, dan budaya Nusantara, khususnya budaya Gorontalo.
Berbagai perlombaan digelar untuk memeriahkan kegiatan tersebut, di antaranya karnaval pakaian adat Nusantara, resensi buku, Paiya Hungolopoli atau lomba berbalas pantun berbahasa Gorontalo, pidato Hulo-Hulonthalo, lomba Rangking 1, pojok literasi, serta tarian Dana-Dana antarkelas.
Kepala SMP Negeri 1 Limboto, Andriansyah Puluhulawa, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memeriahkan peringatan Bulan Bahasa dan Hari Sumpah Pemuda, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter dan pelestarian budaya daerah bagi para siswa.
Menurutnya, pengenalan bahasa daerah, pakaian adat, dan tarian tradisional merupakan bagian dari upaya sekolah menanamkan rasa bangga terhadap identitas budaya sejak dini.
“Kami ingin anak-anak dapat melestarikan dan mengenal bahasa daerah, khususnya bahasa Hulonthalo. Melalui berbagai perlombaan ini, mereka juga belajar menghargai keberagaman budaya, mengembangkan kemampuan literasi, serta meningkatkan kreativitas,” ujar Andriansyah.
Ia menambahkan, lomba resensi buku menjadi salah satu kegiatan baru yang dilaksanakan tahun ini. Melalui lomba tersebut, siswa didorong untuk membaca buku, memahami isi bacaan, kemudian menyusun ringkasan atau ulasan sebagai bentuk pengembangan budaya literasi di lingkungan sekolah.
Selain penguatan literasi dan numerasi, Andriansyah menekankan pentingnya mempersiapkan generasi muda yang mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tanpa meninggalkan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, dan karakter yang baik.
Ia berharap para siswa yang saat ini menempuh pendidikan dapat tumbuh menjadi generasi unggul dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Harapan kami, anak-anak di masa depan memiliki bekal karakter yang baik, didukung landasan iman dan takwa, serta mampu menguasai teknologi digital. Sejak sekarang, nilai-nilai tersebut harus ditanamkan agar mereka siap menghadapi tantangan zaman dan berkontribusi bagi Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri Wakil Kepala Sekolah, Indriaty Aneta, S.Pd., Wakil Urusan Kesiswaan, Guntur Djoyo Sumarto, S.Pd., jajaran dewan guru, staf tata usaha, serta seluruh siswa SMP Negeri 1 Limboto.
Melalui Semarak Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda 2026, SMP Negeri 1 Limboto berharap dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter, kreatif, melek teknologi, serta memiliki kepedulian terhadap pelestarian bahasa dan budaya bangsa. (red/)

