Selesaikan Secara Damai, Mediasi Perselisihan Rumah Tangga Kelurahan Jagong Berakhir Kekeluargaan
Table of Contents
Pangkep, — Senin, 5 Oktober 2026, sekitar pukul 21.00 WITA, bertempat di Mapolsek Pangkajene, Jalan Dg Bonto No. 06, Kelurahan Tumampua, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagong Aiptu Handri Nurcahyo, S.H. bersama Kanit Reskrim Polsek Pangkajene Aiptu Firman Ns, S.H., melaksanakan kegiatan mediasi terkait permasalahan rumah tangga warga.
Kejadian bermula pada hari yang sama, sekitar pukul 17.00 WITA, di Jalan Masjid Nurul Falah, Kelurahan Jagong, ketika Sdr. Sardi diduga melakukan tindakan kekerasan fisik berupa pemukulan terhadap istrinya, Sdri. Vera Feriska.
Dalam proses mediasi, kedua belah pihak diberikan kesempatan menyampaikan permasalahan masing-masing secara terbuka. Petugas memberikan pemahaman serta himbauan agar menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin, saling menghargai, dan kembali menjaga keharmonisan rumah tangga.
Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara damai dan kekeluargaan. Sdr. Sardi menyatakan penyesalan yang tulus, memohon maaf, dan berjanji tidak akan mengulangi tindakan kekerasan terhadap istrinya di kemudian hari.
Terpisah, Kapolsek Pangkajene, Iptu Hasrul, S.Sos., menyampaikan pernyataannya.
"Kami mengapresiasi kesediaan kedua belah pihak untuk menyelesaikan masalah secara damai. Namun kami tegaskan: kekerasan dalam rumah tangga bukan sekadar urusan pribadi, melainkan perbuatan yang melanggar hukum — diatur dalam UU No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Apabila terulang kembali, pihak kepolisian akan memproses sesuai ketentuan yang berlaku. Setiap warga berhak hidup aman tanpa kekerasan," tegas Kapolsek Hasrul.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat untuk menjaga keharmonisan keluarga dan tidak segan melapor jika mengalami atau menyaksikan hal serupa.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kedua belah pihak berkomitmen memperbaiki hubungan rumah tangga dengan lebih baik ke depannya.*
( Ahmad Latif )

