Sahabat Echa Klarifikasi Soal Kepergian ke Sorong: Bantah Melarikan Diri dan Tegaskan Tetap Kooperatif

Table of Contents

BOALEMO — Sahabat Elsanti Ibrahim alias Echa, Sagita Panigoro, akhirnya angkat bicara terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai keberadaannya setelah Echa dilaporkan hilang.

Melalui unggahan di akun media sosial pribadinya pada Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 22.00 WITA, Sagita menyampaikan klarifikasi sekaligus membantah anggapan bahwa dirinya melarikan diri atau sengaja bersembunyi ke Sorong untuk menghindari proses hukum.

Sagita mengaku sebenarnya enggan menanggapi berbagai informasi yang beredar. Menurutnya, dirinya memilih diam bukan karena tidak peduli terhadap situasi yang terjadi, melainkan karena tidak terbiasa membagikan persoalan pribadi melalui media sosial.

Ia juga meminta masyarakat maupun netizen tidak mengambil kesimpulan hanya berdasarkan informasi yang beredar di Facebook.

“Jangan langsung menganggap saya melarikan diri, bersembunyi, ataupun tidak peduli dengan keadaan yang sedang terjadi,” tulis Sagita dalam unggahannya.

Ia kemudian secara khusus membantah informasi yang menyebut dirinya melarikan diri ke Sorong.

Menurut Sagita, keberadaannya di Sorong bukan untuk menghindari proses hukum, melainkan karena dirinya ikut bersama orang tuanya. Ia juga menyebut bahwa perjalanan ke Sorong bukanlah sesuatu yang baru karena sebelumnya sudah beberapa kali berada di daerah tersebut.

Sagita menegaskan, sebelum berangkat ke Sorong, dirinya telah menjalani sejumlah proses pemeriksaan yang diperlukan oleh penyidik.

Ia mengaku sudah beberapa kali mendatangi Polsek untuk memberikan keterangan dan menjalani Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Bahkan, menurut pengakuannya, sebelum berangkat dirinya terlebih dahulu meminta pendapat sekaligus izin kepada Kapolsek terkait rencana kepergiannya.

“Sebelum saya berangkat pun, seluruh proses yang diperlukan dari penyidik sudah saya jalani. Saya sudah berulang kali datang ke Polsek, sudah menjalani BAP, dan sudah memberikan semua keterangan yang diminta,” tulisnya.

Sagita juga menegaskan bahwa selama berada di Sorong, dirinya tidak pernah memutus komunikasi dengan pihak kepolisian.

Ia menyebut nomor teleponnya tetap aktif dan diketahui oleh penyidik. Setiap kali ada komunikasi dari pihak kepolisian, menurut dia, selalu direspons.

“Tidak ada yang saya tutup-tutupi dan tidak ada maksud dari saya untuk memutus komunikasi dengan penyidik,” ujarnya dalam unggahan tersebut.

Lebih lanjut, Sagita mengungkapkan bahwa pihak kepolisian di Sorong disebut telah mendatangi kediamannya untuk melakukan pemeriksaan.

Dalam pemeriksaan tersebut, ia mengatakan telah memberikan keterangan yang diperlukan. Sagita juga menegaskan bahwa berdasarkan pemeriksaan tersebut, Echa disebut tidak berada bersamanya.

“Dari pemeriksaan tersebut juga sudah jelas bahwa ECA TIDAK BERSAMA SAYA,” tulis Sagita.

Sagita menilai klarifikasi tersebut perlu disampaikan karena informasi mengenai dirinya di media sosial dinilai semakin berkembang tanpa dasar yang jelas.

Meski demikian, ia mengatakan tidak ingin meminta pembelaan dari masyarakat melalui media sosial. Ia memilih menyerahkan persoalan tersebut kepada proses yang sedang berjalan.

“Saya menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan saya akan tetap kooperatif apabila sewaktu-waktu dibutuhkan oleh pihak yang berwenang,” tulisnya.

Di akhir unggahannya, Sagita meminta masyarakat tidak menghakimi dirinya hanya berdasarkan informasi yang beredar di media sosial.

Ia menyatakan akan tetap tenang dan menyerahkan seluruh persoalan kepada proses yang ada.

“TUHAN TIDAK TIDUR. KEBENARAN PASTI AKAN MENEMUKAN JALANNYA SENDIRI,” tulis Sagita.

Klarifikasi tersebut disampaikan di tengah perhatian publik terhadap keberadaan Elsanti Ibrahim alias Echa yang sebelumnya dilaporkan hilang. Hingga kini, informasi mengenai keberadaan Echa masih menjadi perhatian dan proses pencarian maupun penanganan oleh pihak berwenang masih menjadi bagian penting dalam perkara tersebut. (red/)
Tak-berjudul81-20250220065525