Profil Dua Kapolda Gorontalo: Rekam Jejak Widodo dan Nurworo Danang
Table of Contents
GORONTALO — Tongkat komando Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo resmi memasuki babak baru. Irjen Pol. Widodo yang sebelumnya memimpin Polda Gorontalo mendapat amanah baru sebagai Kapolda Jambi, sementara posisi Kapolda Gorontalo kini dipercayakan kepada Irjen Pol. Nurworo Danang, S.I.K.
Pergantian tersebut menjadi bagian dari rotasi dan penyegaran organisasi Polri. Pada Selasa (6/10/2026), Widodo menyambut kedatangan Nurworo Danang di Mapolda Gorontalo sebagai bagian dari rangkaian pergantian kepemimpinan di jajaran Polda Gorontalo.
Bagi Widodo, Gorontalo menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan panjang kariernya di institusi Polri. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 itu memiliki pengalaman panjang, terutama di bidang reserse.
Sebelum dipercaya menjadi Kapolda Gorontalo, Widodo pernah menduduki sejumlah posisi strategis, antara lain Kapolres Cianjur, Kapolrestabes Medan hingga Wakapolda Sumatera Utara. Ia juga pernah mendapat penugasan di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Selama memimpin Polda Gorontalo, sejumlah persoalan strategis menjadi perhatian, salah satunya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).
Pada Januari 2026, Widodo turun langsung mengecek lokasi PETI di Kabupaten Pohuwato. Dalam kesempatan tersebut, penanganan aktivitas pertambangan ilegal ditekankan harus dilakukan secara terukur dengan tetap memperhatikan aspek keamanan, keselamatan, lingkungan dan kepentingan masyarakat.
Tidak hanya persoalan keamanan dan penegakan hukum, Polda Gorontalo di bawah kepemimpinan Widodo juga terlibat dalam agenda pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Pada Maret 2026, jajaran Polda Gorontalo ikut dalam program penanaman jagung serentak untuk mendukung swasembada pangan nasional. Saat itu, penanaman mencakup total lahan sekitar 39,7 hektare yang tersebar di lima kabupaten di Provinsi Gorontalo.
Di bidang pelayanan publik, capaian juga tercatat pada sejumlah satuan kewilayahan. Polresta Gorontalo Kota, Polres Bone Bolango dan Polres Gorontalo meraih kategori Pelayanan Prima atau predikat A dalam Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Mandiri Instansional Tahun 2025.
Penghargaan tersebut kemudian diserahkan Kapolda Gorontalo pada Agustus 2026.
Kini, perjalanan Widodo berlanjut ke Provinsi Jambi. Ia mendapat amanah sebagai Kapolda Jambi menggantikan Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar.
Sementara Krisno dimutasi menjadi Perwira Tinggi (Pati) Bareskrim Polri dalam rangka penugasan luar struktur.
Tongkat komando Polda Gorontalo selanjutnya berada di tangan Irjen Pol. Nurworo Danang, S.I.K.
Perwira tinggi Polri lulusan Akpol 1992 ini memiliki perjalanan karier yang cukup panjang di bidang pembinaan sumber daya manusia, pendidikan kepolisian dan pengawasan internal.
Sejumlah profil menyebut Nurworo Danang lahir di Ponorogo, Jawa Timur, pada 6 Juli 1969. Ia juga tercatat menempuh pendidikan lanjutan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan Sespim.
Dalam perjalanan kariernya, Nurworo pernah dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis, antara lain Kabagyanhak Rowatpers SSDM Polri, Karo SDM Polda Riau, Kabaglekdik Rodalpers SSDM Polri hingga Karodalpers SSDM Polri.
Pada 2024, ia dipercaya menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
Kariernya kemudian berlanjut ke bidang pengawasan. Pada 2026, Nurworo dipercaya menjabat Wakil Inspektur Pengawasan Umum (Wairwasum) Polri sebelum akhirnya mendapat amanah memimpin Polda Gorontalo.
Pengalaman lainnya berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri. Nurworo pernah mendapat penugasan sebagai Wakasatgas dan Kasatgas MBG Polri, termasuk dalam pengembangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta perluasan layanan ke wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).
Dengan latar belakang tersebut, Nurworo kini menghadapi sejumlah tantangan di Gorontalo, mulai dari menjaga stabilitas keamanan, penegakan hukum, pemberantasan aktivitas ilegal, pelayanan publik hingga mendukung berbagai program pemerintah yang melibatkan institusi Polri. (red/)

