Pelatihan BCKS Se-Gorontalo Rampung, Ismet Husain Dorong Calon Kepala Sekolah Terapkan Hasil Pembelajaran
Table of Contents
GORONTALO — Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) jenjang SMA, SMK, dan SLB se-Provinsi Gorontalo resmi berakhir setelah berlangsung selama 10 hari, mulai 26 September hingga 5 Oktober 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Pemerintah Provinsi Gorontalo bekerja sama dengan Kemendikdasmen melalui KGTK Provinsi Gorontalo tersebut ditutup pada Senin (5/10/2026), bertempat di Ruang Hulondalo, Hotel Grand Q, Kota Gorontalo.
Sebanyak 20 peserta mengikuti rangkaian pelatihan yang dirancang untuk mempersiapkan calon kepala sekolah agar memiliki kompetensi dan pengalaman dalam menjalankan tugas kepemimpinan di satuan pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Sudarman Samad, AP, M.Ec., Dev., secara resmi menutup seluruh rangkaian kegiatan pelatihan tersebut.
Sejumlah pejabat dan narasumber turut hadir dalam acara penutupan, di antaranya Kepala KGTK Provinsi Gorontalo Hamzah Hippy, S.T., M.T., Kepala Bidang GTK Dikbud Provinsi Gorontalo Dewi Fatimawaty Talani, M.Si., Ketua Panitia Pelaksana Femy Saidi, S.E., Pengawas SD Kabupaten Gorontalo sekaligus pengajar BCKS Ismet Husain, S.Pd., M.Pd., serta Dosen Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Dr. Masri Kudrat, M.Pd.
Salah satu pengajar dalam kegiatan tersebut, Ismet Husain, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasinya karena diberikan kepercayaan oleh Dinas Dikbud Provinsi Gorontalo untuk ikut memfasilitasi para peserta pelatihan.
“Alhamdulillah, saya selaku pengajar diberi kesempatan dan tanggung jawab oleh Dinas Dikbud Provinsi Gorontalo untuk memfasilitasi teman-teman calon kepala sekolah dari jenjang SMA, SMK, dan SLB se-Provinsi Gorontalo,” ujar Ismet.
Menurutnya, seluruh rangkaian pelatihan selama 10 hari berjalan dengan baik dan lancar. Ia berharap pengetahuan serta pengalaman yang diperoleh peserta tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat diterapkan ketika mereka nantinya mendapatkan amanah sebagai kepala sekolah.
“Harapannya kepada seluruh peserta pelatihan calon kepala sekolah agar bisa menerapkan atau mengaplikasikan pengalaman dan hasil kunjungan mereka selama belajar dari kepala sekolah mentor. Pengalaman tersebut nantinya bisa diterapkan di sekolah masing-masing ketika diberikan amanah menjadi kepala sekolah,” imbuhnya.
Ismet juga memberikan pesan singkat bagi para calon pemimpin satuan pendidikan agar mampu menjadi kepala sekolah yang kreatif, visioner, inovatif, serta mampu membawa sekolah menuju kemajuan.
“Satu kata untuk kepala sekolah: keren. Insyaallah visioner, inovatif, dan sukses selalu,” tutup Ismet Husain. (red/)

