*Kalapas Narkotika Muara Beliti kontrol dan pastikan barang terlarang tidak terdapat di blok hunian*
Table of Contents
MUARA BELITI – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Muara Beliti terus berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan keselamatan di lingkungan hunian warga binaan. Pada hari Jumat, 2 Oktober 2026, Kalapas melakukan kontrol langsung ke blok-blok hunian sebagai langkah preventif untuk memastikan area pemasyarakatan bebas dari barang terlarang serta terhindar dari potensi bahaya kebakaran.
Dalam peninjauan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut, Kalapas menyisir sejumlah titik krusial di dalam blok hunian, mulai dari teras blok, fasilitas sanitasi, hingga kamar-kamar warga binaan. Selain menyisir keberadaan barang-barang terlarang seperti narkoba, ponsel, dan senjata tajam, Kalapas secara khusus juga memeriksa jalur dan instalasi listrik di dalam kamar hunian. Hal ini dilakukan guna memastikan tidak ada pencabangan atau penyambungan arus listrik secara ilegal (liar) yang berpotensi memicu korsleting listrik.
"Kontrol blok hari ini merupakan langkah deteksi dini menyeluruh. Kami tidak hanya memastikan tidak ada barang terlarang jenis apa pun di dalam kamar hunian, tetapi juga memastikan instalasi listrik terpasang dengan benar, aman, dan sesuai standar untuk mencegah resiko kebakaran," tegas Kalapas di sela-sela kegiatannya.
Di samping melakukan pemeriksaan, Kalapas juga berinteraksi langsung dengan para warga binaan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan, mematuhi tata tertib, serta tidak merubah atau mengganggu sarana instalasi listrik yang ada demi keselamatan bersama.
Dari hasil pengawasan yang dilaksanakan pada Jumat (2/10) ini, kondisi seluruh blok hunian terpantau aman, tertib, serta tidak ditemukan indikasi keberadaan barang terlarang maupun gangguan instalasi listrik yang berbahaya.
Langkah pengawasan secara berkala ini menjadi wujud nyata komitmen jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba) serta terjamin keamanannya demi mendukung proses pembinaan yang optimal.

