173 Peserta Ikuti KMD Pramuka di Kabupaten Gorontalo, Roman Nasaru Tekankan Pembentukan Calon Pemimpin
Table of Contents
GORONTALO — Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) Golongan Penggalang Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Gorontalo Tahun 2026 resmi dimulai di Bumi Perkemahan (Buper) Bongohulawa, Limboto, Selasa (6/10/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Gorontalo tersebut diikuti 173 peserta. Mereka terdiri dari 123 peserta golongan Penggalang dan 50 peserta dari unsur Majelis Pembimbing.
KMD yang mengusung tema “Dengan Skill Kita Membina, Dengan Karya Kita Menginspirasi” ini dijadwalkan berlangsung selama 20 hari, mulai 6 hingga 25 Oktober 2026.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Sekretaris Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Gorontalo yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, S.Pd., M.H.
Sejumlah pejabat dan pengurus Gerakan Pramuka turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Pelaksana Harian Kwarda Kabupaten Gorontalo Susanto Liputo, Kepala Dikbud Kabupaten Gorontalo Dr. Jurni Biahimo, S.Pd., M.H., unsur Mabicab Dr. Sumanti Maku, M.Si., Wakil Ketua Kwarcab Andi A. Masi, S.S., serta Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo sekaligus Ketua Saka Widya Budaya Bakti Provinsi Gorontalo, Jayusdi Rivai.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Gorontalo yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Roman Nasaru, S.E., M.M., hadir sebagai pemateri utama dalam kegiatan tersebut.
Roman mengatakan KMD menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas para kepala sekolah yang memiliki peran sebagai Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) di jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Gorontalo.
“Hari ini kita melaksanakan Kursus Mahir Dasar untuk para kepala sekolah atau Kamabigus di tingkat SD maupun SMP se-Kabupaten Gorontalo. Kegiatan ini akan dibagi dalam empat gelombang, mulai hari ini sampai 25 Oktober 2026,” ujar Roman.
Selain Kamabigus, kegiatan tersebut juga akan dirangkaikan dengan orientasi bagi para camat selaku Kamabiran serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo.
Roman menilai penguatan kapasitas para pembina dan pemangku kepentingan Pramuka penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan.
“Saya berharap ini menjadi kursus yang pertama kali di Kabupaten Gorontalo, di mana para pimpinan OPD maupun Kamabigus dapat menyiapkan generasi kita ke depan. Gerakan Pramuka adalah gerakan untuk membentuk karakter calon-calon pemimpin masa depan di Kabupaten Gorontalo,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dikbud Kabupaten Gorontalo Dr. Jurni Biahimo mengatakan KMD diharapkan dapat memberikan bekal kepada para Mabigus agar mampu memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah.
“Ini adalah salah satu upaya kita memberikan bekal kepada para Mabigus agar mampu memberikan arahan dan pendidikan karakter kepada anak-anak didik,” ujar Jurni.
Menurutnya, pendidikan kepramukaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik. Tahun ini, Dikbud Kabupaten Gorontalo menargetkan sebanyak 20 Kamabigus mendapatkan pembekalan melalui kursus mahir dasar.
Jurni juga meminta seluruh peserta tidak sekadar mengikuti kegiatan secara formal, tetapi membawa ilmu dan pengalaman yang diperoleh untuk diterapkan di sekolah masing-masing.
“Kami berharap peserta mengikuti kegiatan ini dengan baik, mengambil ilmunya, mengambil pengalamannya, kemudian diterapkan dan diinternalisasikan di sekolah masing-masing agar menjadi role model di sekolahnya,” pungkasnya. (red/)

