Sederhana dan Penuh Hikmah, Warga Lupoyo Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami Al-Sillah
TELAGA BIRU — Peringatan Doa Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Jami Al-Sillah, Desa Lupoyo, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, digelar secara sederhana namun penuh hikmah, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Badan Takmirul Masjid Jami Al-Sillah bersama jamaah masjid dan masyarakat sekitar. Rangkaian doa Maulid dipimpin langsung oleh Imam Masjid Jami Al-Sillah, Samsudin Pakaya, dan diikuti sebanyak 18 peserta, terdiri dari empat laki-laki dan 14 perempuan.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Desa Lupoyo, Arwin S. Hilala, Kepala Dusun I Winingsih Bilontalo, Anggota BPD Desa Lupoyo Kisman Suleman, Ketua Badan Takmirul Masjid Jami Al-Sillah Sutamin Hunawa, serta jamaah masjid dan masyarakat Dusun I Desa Lupoyo.
Ketua Badan Takmirul Masjid Jami Al-Sillah, Sutamin Hunawa, menyampaikan rasa syukurnya karena seluruh rangkaian peringatan Maulid berlangsung aman, lancar dan tertib sejak malam hingga ditutup dengan doa pada Minggu pagi.
“Alhamdulillah, pelaksanaan perayaan Doa Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah dimulai tadi malam dan berlangsung aman, lancar, tertib sampai pagi hari ini hingga ditutup dengan Doa Maulid Nabi Besar Muhammad SAW,” ujar Sutamin.
Menurutnya, kehadiran jamaah, masyarakat dan pemerintah desa menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia berharap tradisi peringatan Maulid Nabi dapat terus dilaksanakan dengan suasana kebersamaan yang semakin kuat.
Namun, Sutamin menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak semestinya hanya menjadi kegiatan rutin tahunan. Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi sarana untuk meneladani akhlak dan sifat-sifat Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap ke depannya pelaksanaan Doa Maulid Nabi ini tetap terselenggara dengan baik. Tentunya tujuan ini bukan sebagai rutinitas kita setiap tahun, tetapi bagaimana kita meneladani sifat-sifat dan akhlak Rasulullah SAW,” katanya.
Ia juga berharap antusiasme jamaah dan masyarakat untuk menghadiri kegiatan keagamaan, khususnya peringatan hari-hari besar Islam, dapat semakin meningkat pada tahun-tahun mendatang.
Dengan kesederhanaan dan semangat kebersamaan, peringatan Maulid Nabi di Masjid Jami Al-Sillah menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menghidupkan kembali nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW di tengah masyarakat. (red/)


