Perebutkan Piala Bupati Bolsel 2026, Dua Siswa SDN Tangagah Tampil di Kejurkab Bulu Tangkis
BOLAANG MONGONDOW SELATAN — Dua siswa SDN Tangagah turut ambil bagian dalam Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulu Tangkis yang diselenggarakan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dalam rangka memperebutkan Piala Bupati Bolsel 2026.
Kejuaraan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Bolaang Mongondow Selatan, Iskandar Kamaru, pada Kamis (3/9/2026). Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih satu minggu dan dipusatkan di Desa Salongo Timur, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara.
Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai jenjang pendidikan dan kategori umum. Kejuaraan ini melibatkan seluruh sekolah tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK serta peserta umum se-Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
Dalam ajang tersebut, SDN Tangagah mengirimkan dua orang siswa untuk berkompetisi, masing-masing satu putra dan satu putri. Keduanya turun pada kategori tunggal putra dan tunggal putri.
Adapun siswa yang mewakili SDN Tangagah yakni Moh Alian Ahtar Biduari pada kategori tunggal putra dan Azzahra Juliantika Mokodompit pada kategori tunggal putri.
Keduanya mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sistem pergi-pulang dan tetap mendapatkan pendampingan dari guru SDN Tangagah, Irmawati P. Daud, S.Pd.
Kepala SDN Tangagah, Dwi Angreni Hasan, S.Pd., memberikan dukungan terhadap keikutsertaan siswa dalam ajang olahraga tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman berkompetisi di luar lingkungan sekolah.
Sementara itu, guru pendamping sekaligus pembina siswa, Irmawati P. Daud, S.Pd., mengaku bangga melihat antusiasme kedua siswa sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kejuaraan.
“Saya sangat bangga melihat semangat siswa-siswi mengikuti kegiatan ini, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan. Mereka memberikan performa yang cukup baik. Sebagai pembina sekaligus pelatih, saya juga melihat adanya minat dan bakat mereka di bidang olahraga bulu tangkis,” ujarnya.
Menurutnya, keikutsertaan dalam Kejurkab bukan semata-mata soal menang atau kalah, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk mengasah mental bertanding, meningkatkan kemampuan teknis, serta memahami aturan permainan secara lebih baik.
Hal tersebut juga dirasakan kedua peserta. Mereka mengaku sangat antusias mengikuti kejuaraan dan berharap dapat kembali berpartisipasi dalam berbagai event olahraga serupa pada kesempatan mendatang.
Pengalaman bertanding dalam Kejurkab Bulu Tangkis Bolsel 2026 juga menjadi motivasi bagi keduanya untuk lebih giat berlatih, memperbaiki teknik permainan, serta meningkatkan kemampuan dalam memahami aturan-aturan bulu tangkis.
Keikutsertaan dua siswa SDN Tangagah ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menemukan dan mengembangkan potensi olahraga di kalangan pelajar, sekaligus mendorong lahirnya bibit-bibit muda berbakat dari lingkungan sekolah. (red/)


