Lurah Hutuo Pindahkan Pelayanan Warga ke Lokasi Sampah, Dorong Kesadaran Jaga Kebersihan
Table of Contents
LIMBOTO — Berbeda dari pelayanan administrasi pada umumnya, Lurah Hutuo, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Syaiful R. Pakaya, S.IP., M.H., memilih turun langsung ke lokasi pembuangan sampah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mengedukasi warga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Kegiatan tersebut dilakukan di kawasan Lingkungan IV Kelurahan Hutuo yang selama ini menjadi salah satu titik pembuangan sampah sembarangan. Sejak selepas salat Subuh, Syaiful bersama jajaran melakukan pengawasan sekaligus pelayanan masyarakat di lokasi tersebut.
Sebuah meja disiapkan di pinggir jalan sebagai tempat pelayanan. Warga tetap dapat mengurus berbagai kebutuhan administrasi, menyampaikan keluhan maupun berkonsultasi langsung dengan pihak kelurahan tanpa harus datang ke kantor.
Syaiful mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah kelurahan untuk menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat secara langsung di lapangan.
“Karena begitu banyak program yang harus diselesaikan di lapangan, maka saya tidak harus berkantor di kelurahan. Saya beralih ke lokasi, terutama tempat pembuangan sampah sembarangan,” ujar Syaiful saat ditemui awak media, Selasa (29/9/2026).
Menurutnya, pelayanan masyarakat sengaja dipindahkan sementara ke lokasi tersebut sebagai bentuk edukasi sekaligus pendekatan langsung kepada warga. Ia menilai masih diperlukan peningkatan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga.
Syaiful menyebut, masih ditemukan warga yang menumpuk sampah di sekitar jembatan dan ruas jalan poros yang merupakan akses utama di wilayah Kelurahan Hutuo.
“Semua pelayanan masyarakat, baik surat-menyurat maupun keluhan, akan saya layani di tempat pembuangan sampah ini. Ini juga sebagai antisipasi karena saya melihat di Kelurahan Hutuo masih belum tinggi kesadaran masyarakat untuk mengamankan sampah rumah tangga,” jelasnya.
Ia menegaskan, persoalan kebersihan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat. Terlebih Kecamatan Limboto diharapkan dapat menjadi salah satu contoh dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Karena Kecamatan Limboto bagian dari contoh kebersihan, maka saya harus melakukan kegiatan dan memberikan edukasi kepada masyarakat supaya membuang sampah tidak sembarangan, tetapi pada tempatnya,” katanya.
Di tengah kegiatan tersebut, lokasi pelayanan Lurah Hutuo juga didatangi tim kesehatan dari Puskesmas Limboto yang melakukan pendampingan terhadap warga yang mengalami penyakit malaria.
Syaiful menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima, penderita tersebut merupakan pekerja tambang yang diduga membawa penyakit malaria dari lokasi tempatnya bekerja. Pemerintah kelurahan bersama tenaga kesehatan akan melakukan pemantauan dan kunjungan lapangan guna memastikan kondisi warga tersebut.
“Insya Allah kami tetap berupaya dan berusaha bagaimana penderita segera sehat. Kami akan melakukan kunjungan lapangan,” ujarnya.
Syaiful berharap gerakan menjaga kebersihan dapat dimulai dari persoalan sampah rumah tangga. Menurutnya, lingkungan yang bersih juga menjadi bagian penting dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat.
“Kami berharap dari kita mulai dari sampah. Ketika lingkungan kita bersih dari sampah, maka tentu penyakit-penyakit tidak akan mudah datang,” tuturnya.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kelurahan Hutuo mengusung slogan “Bebaskan Kelurahan Hutuo dari Sampah” sebagai ajakan kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. (red/)

