Kerangka Manusia Ditemukan di Perkebunan Tebu Boalemo, Keluarga Gadis Hilang Datangi TKP
Table of Contents
BOALEMO, GORONTALO – Penemuan kerangka manusia di area perkebunan tebu milik PT Pabrik Gula Gorontalo, Desa Bongo Tua, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, masih menjadi perhatian aparat dan masyarakat.
Hingga Jumat (25/9/2026), aparat gabungan dari Polda Gorontalo, Polres Boalemo, Polsek Paguyaman dan Polsek Wonosari masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan serta pemeriksaan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Lokasi penemuan berada di wilayah Jember, yakni perbatasan Desa Bongo Tua, Kecamatan Paguyaman, dengan Desa Harapan, Kecamatan Wonosari.
Pantauan di lokasi, sejumlah titik yang ditemukan tulang-belulang dan bagian kerangka manusia telah dipasangi garis polisi. Area sekitar TKP juga disterilisasi dan masyarakat untuk sementara dilarang mendekat.
Radius pengamanan disebut mencapai kurang lebih 500 meter dari lokasi penemuan.
Kerangka tersebut pertama kali ditemukan pada Kamis (24/9/2026) oleh sejumlah pekerja yang sedang melakukan aktivitas penebangan tebu. Saat ditemukan, kondisi kerangka sudah tidak utuh dan beberapa bagian tulang ditemukan berserakan di sekitar lokasi.
Perhatian kemudian tertuju pada kedatangan keluarga Elsanti Ibrahim alias Eca, perempuan berusia 21 tahun asal Desa Mekar Jaya, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo.
Eca sebelumnya dilaporkan hilang sejak 19 Juni 2026. Hingga kini, keberadaannya belum diketahui.
Pencarian terhadap Eca sebelumnya juga telah dilakukan aparat kepolisian di sejumlah lokasi, termasuk kawasan lahan milik PT Pabrik Gula Gorontalo.
Lokasi penemuan kerangka manusia ini diketahui merupakan salah satu kawasan yang dilalui aparat saat melakukan pencarian terhadap Eca. Selain itu, lokasi tersebut menjadi salah satu akses menuju tempat ditemukannya sepeda motor yang diduga terakhir digunakan Eca sebelum dilaporkan hilang.
Kondisi tersebut memunculkan dugaan di tengah masyarakat mengenai kemungkinan adanya keterkaitan antara penemuan kerangka manusia dengan kasus hilangnya Eca.
Namun hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian yang memastikan bahwa kerangka manusia tersebut merupakan Elsanti Ibrahim alias Eca.
Identitas kerangka masih menunggu proses identifikasi dan pemeriksaan forensik. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk memastikan identitas, jenis kelamin, serta penyebab kematian.
Karena itu, keterkaitan antara penemuan kerangka manusia dengan kasus hilangnya Eca belum dapat disimpulkan.
Aparat kepolisian masih melakukan pemeriksaan dan pengamanan di sekitar lokasi untuk mengungkap identitas kerangka serta fakta-fakta terkait penemuan tersebut.
Keluarga Eca juga masih berada di sekitar lokasi dan menunggu perkembangan hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.
Hingga berita ini diterbitkan, proses identifikasi dan pemeriksaan terhadap kerangka manusia tersebut masih berlangsung. (red/)

