Kerangka Manusia Ditemukan Berserakan di Perkebunan Tebu Paguyaman, Polisi Tunggu Tim DVI Polda Gorontalo
Table of Contents
BOALEMO — Warga digegerkan dengan penemuan kerangka manusia tanpa identitas di area perkebunan tebu milik PT PG Gorontalo, Desa Bongo Tua, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Gorontalo, Kamis (24/9/2026).
Kerangka tersebut pertama kali ditemukan oleh pekerja tebu sekitar pukul 08.00 WITA. Saat ditemukan, kondisi bagian tubuh sudah tidak utuh dan sejumlah bagian kerangka terlihat berserakan di sekitar lokasi perkebunan.
Informasi mengenai penemuan tersebut kemudian diterima Piket Penjagaan Polsek Paguyaman sekitar pukul 16.25 WITA.
Berdasarkan keterangan saksi, Hamid Idrus (47), seorang penebang tebu asal Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo, awalnya melihat kerangka bagian badan yang tidak utuh dari jarak sekitar tiga meter. Sementara bagian kerangka lainnya ditemukan berserakan di area perkebunan tebu.
Penemuan bagian kepala kemudian terjadi sekitar pukul 15.30 WITA. Hasan I. Kuku (40), yang juga bekerja sebagai penebang tebu, melihat tengkorak kepala di lokasi tebu yang telah ditebang. Temuan tersebut kemudian disampaikan kepada Kadir S. Kino (51), sebelum akhirnya tengkorak tersebut disatukan dengan bagian kerangka lainnya yang sebelumnya ditemukan.
Polisi belum dapat memastikan identitas kerangka maupun penyebab kematian. Hingga saat ini juga belum dapat dipastikan apakah kerangka tersebut berkaitan dengan tindak pidana atau tidak.
Polsek Paguyaman bersama Polsek Wonosari telah mendatangi lokasi untuk melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP). Polisi juga telah memasang garis polisi di sekitar lokasi penemuan untuk menjaga dan mengamankan tempat kejadian.
Kerangka manusia tersebut untuk sementara belum dievakuasi. Proses evakuasi dan pemeriksaan lebih lanjut masih menunggu kedatangan Tim Identifikasi dan Disaster Victim Identification (DVI) Polda Gorontalo.
Polisi juga tidak menutup kemungkinan masih terdapat bagian tubuh lainnya di sekitar lokasi perkebunan.
Sementara itu, situasi di sekitar lokasi penemuan dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Identitas kerangka serta penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan pihak berwenang. (red/)

