Batalyon B Pelopor Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla dan Bencana
Table of Contents
LUBUKLINGGAU – Menghadapi meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Lubuklinggau, Satbrimob Polda Sumatera Selatan Batalyon B Pelopor meningkatkan kesiapsiagaan personel dan peralatan melalui Apel Siaga di Mako Batalyon B Pelopor, Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Petanang Ulu, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kota Lubuklinggau, Sabtu (19/9/2026).
Kesiapsiagaan ini dilakukan menyusul kondisi kemarau dan meningkatnya kejadian karhutla di Lubuklinggau. Data yang diberitakan pada pertengahan September mencatat 35 kejadian karhutla sepanjang September, dengan beberapa kejadian terjadi secara bersamaan di sejumlah wilayah.
Komandan Batalyon B Pelopor AKBP Andiyano, S.K.M., M.H., menegaskan bahwa kesiapsiagaan menjadi bagian penting dalam menghadapi kondisi darurat, khususnya di tengah meningkatnya ancaman karhutla.
“Dengan kondisi cuaca yang masih kering dan adanya kejadian karhutla di beberapa wilayah, kami memastikan personel dan peralatan selalu siap digerakkan. Ketika terjadi kebakaran maupun bencana, kami harus mampu merespons dengan cepat, tepat dan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat serta personel,” ujar AKBP Andiyano, S.K.M., M.H., .
Ia menambahkan, apel siaga menjadi sarana untuk memastikan setiap personel memahami tugas serta mampu mengoperasikan peralatan yang dimiliki satuan.
“Kami terus mengingatkan personel untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan. Kehadiran Brimob bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pertolongan dan bantuan kemanusiaan ketika masyarakat membutuhkan,” tambahnya.
Sebelumnya, sejumlah titik karhutla juga terjadi di wilayah Lubuklinggau dalam beberapa hari terakhir yang turut dilakukan peninjauan dan edukasi kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan dini.
Melalui Apel Siaga ini, Batalyon B Pelopor menegaskan komitmennya untuk selalu siap hadir di tengah masyarakat dalam menghadapi setiap potensi bencana, sekaligus mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla di wilayah Kota Lubuklinggau.
( Nasrullah )

