**Batalyon B Pelopor dan Damkar Padamkan Kebakaran Lahan di Samping GOR Petanang**
**LUBUKLINGGAU** — Kebakaran lahan kembali terjadi di samping Gelanggang Olahraga (GOR) Petanang, Kelurahan Belalau II, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Mendapat informasi adanya kebakaran, Tim Siaga Karhutla Satbrimob Polda Sumsel Batalyon B Pelopor yang dipimpin Bawas Jaga **Aipda Indra Sarwoko** bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Lubuklinggau langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan pemadaman.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman guna mencegah api meluas ke area sekitar. Dalam penanganan tersebut, dikerahkan satu unit mobil Damkar Kota Lubuklinggau dan satu unit **Armoured Water Cannon (AWC)** milik Satbrimob Polda Sumsel Batalyon B Pelopor.
Berkat respons cepat petugas, api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih 10 menit. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas kemudian melakukan pendinginan di area bekas terbakar untuk memastikan tidak terdapat titik api maupun bara yang masih tersisa.
“Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih 10 menit dengan menggunakan satu unit mobil Damkar dan satu unit AWC dari Brimob Batalyon B Pelopor Lubuklinggau. Setelah api padam, kami langsung melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi bara atau titik api yang dapat kembali menyala,” ujar Aipda Indra Sarwoko.
Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih **setengah hektare**. Petugas juga masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi guna memastikan kondisi benar-benar aman dan tidak terjadi kembali penyalaan api.
Sementara itu, **Danyon B Pelopor AKBP Andiyano, S.K.M., M.H.** mengatakan, kesiapsiagaan personel dalam merespons setiap laporan kebakaran merupakan bagian dari upaya Batalyon B Pelopor dalam membantu masyarakat dan mencegah kebakaran meluas.
“Kami menginstruksikan personel untuk selalu siap merespons setiap informasi maupun laporan terkait kebakaran. Penanganan harus dilakukan secara cepat dan terukur, serta tetap mengutamakan keselamatan personel dan masyarakat di sekitar lokasi,” kata AKBP Andiyano, S.K.M., M.H.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama pada kondisi lahan yang mudah terbakar. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila melihat adanya titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.
Hingga saat ini, petugas masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi kebakaran. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran lahan di samping GOR Petanang tersebut masih belum diketahui.
( Nasrullah )


