Arman Naway Tutup Bimtek Wasit PORTINA di Boalemo, Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Table of Contents
BOALEMO — Ketua KORMI Kabupaten Boalemo, Arman Naway, resmi menutup pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Wasit Induk Organisasi Olahraga (Inorga) PORTINA yang digelar selama tiga hari di Kabupaten Boalemo, Gorontalo, Minggu (27/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti para pegiat olahraga dari sejumlah daerah di Provinsi Gorontalo maupun luar daerah. Peserta antara lain berasal dari Kota Kotamobagu dan Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, Luwuk Banggai, Sulawesi Tengah, serta Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Pohuwato dan Kabupaten Boalemo sebagai tuan rumah.
Bimtek menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi di bidang olahraga, termasuk akademisi dan Guru Besar Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof. Dr. Hariadi Said, bersama sejumlah akademisi lainnya.
Kehadiran kalangan akademisi memberikan penguatan dari sisi keilmuan. Peserta tidak hanya mendapatkan materi terkait teknis pertandingan dan penjurian, tetapi juga pemahaman mengenai pengembangan olahraga masyarakat secara lebih luas.
Selama tiga hari, peserta mendapatkan materi mengenai teknik pelaksanaan pertandingan, sistem dan mekanisme penjurian, serta sejarah KORMI dan PORTINA.
PORTINA merupakan salah satu Induk Organisasi Olahraga (Inorga) di bawah KORMI yang memiliki fokus pada pelestarian dan pengembangan olahraga tradisional Indonesia.
Dalam sambutannya, Arman Naway menegaskan bahwa peningkatan kapasitas wasit dan juri menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas penyelenggaraan olahraga masyarakat.
Menurutnya, seorang wasit tidak cukup hanya memahami aturan pertandingan. Mereka juga dituntut memiliki integritas, objektivitas serta kemampuan menjalankan tugas secara profesional.
"Karena itu, Bimtek seperti ini sangat penting. Kita tidak hanya mengejar prestasi atlet atau pegiat olahraga, tetapi juga harus memastikan kualitas wasit, juri dan perangkat pertandingan terus meningkat," kata Arman.
Arman menjelaskan, KORMI Boalemo telah mengikuti berbagai tingkatan kegiatan olahraga masyarakat, mulai dari Festival Olahraga Kabupaten (FORKAB) hingga Festival Olahraga Provinsi (FORPROV).
Pada 2026, Boalemo dipercaya menjadi tuan rumah FORPROV II dan berhasil meraih predikat juara umum.
"KORMI Boalemo telah mengikuti berbagai level kegiatan, mulai dari Festival Olahraga Kabupaten atau FORKAB, kemudian Festival Olahraga Provinsi atau FORPROV. Pada tahun 2026, Boalemo dipercaya menjadi tuan rumah FORPROV II dan berhasil meraih juara umum," ujar Arman.
Ia menyebut capaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras para pegiat olahraga, Inorga, jajaran pengurus KORMI, dukungan pemerintah daerah serta masyarakat.
Arman juga mengungkapkan bahwa sejumlah Inorga KORMI Boalemo berhasil meraih medali emas dalam berbagai nomor pertandingan pada 2025.
Menurutnya, prestasi tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga, termasuk wasit dan juri.
Ia berharap peserta yang telah mengikuti Bimtek dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dan turut memperkuat pengembangan olahraga tradisional di daerah masing-masing.
Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, diharapkan semakin banyak wasit dan juri yang memiliki pemahaman teknis, wawasan keolahragaan serta integritas dalam menjalankan tugas pada berbagai event olahraga tradisional.
"Semoga ilmu yang diperoleh selama Bimtek ini dapat memberikan manfaat dan semakin meningkatkan kualitas pelaksanaan olahraga tradisional di daerah masing-masing," tutup Arman. (red/)

