102 GTK Kabupaten Gorontalo Unjuk Inovasi dan Dedikasi dalam Ajang GTK Transformatif 2026

Table of Contents
LIMBOTO — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Gorontalo melalui Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) resmi menggelar Lomba GTK Transformatif Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Guru Hebat Geteka Kerreen” tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dikbud Kabupaten Gorontalo, Dr. Sutrisno DJ. Yunus, M.Pd., Rabu (23/9/2026).

Pembukaan kegiatan berlangsung di Ballroom Dikbud Kabupaten Gorontalo dan diikuti sebanyak 102 peserta dari berbagai unsur pendidik serta tenaga kependidikan. Pelaksanaan lomba dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai 23 hingga 24 September 2026, dengan melibatkan 10 orang dewan juri.

Peserta berasal dari sejumlah kategori, di antaranya guru SD dan SMP transformatif, tutor transformatif dan dedikatif, guru TK, pendidik PAUD, pamong belajar, koordinator wilayah (Korwil), kepala sekolah, pengawas sekolah, serta tenaga kependidikan jenjang TK, SD, dan SMP.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kabid GTK Dikbud Kabupaten Gorontalo, Isnawati Kadir Nurudji, S.Pd., M.M., Kepala Seksi PTK Dikdas Rusdin Belung, S.Pd., M.Pd., Ketua Dewan Juri Dr. Hj. Azis Noho Kasim, S.Pd., M.Pd., beserta anggota dewan juri.

Sekretaris Dikbud Kabupaten Gorontalo, Dr. Sutrisno DJ. Yunus, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengidentifikasi inovasi, prestasi, kinerja, dan dedikasi guru serta tenaga kependidikan di Kabupaten Gorontalo.

"Jadi, kegiatan tadi adalah bagian dari kita untuk melihat inovasi, prestasi, kinerja, dan dedikasi dari guru dan tenaga kependidikan di Kabupaten Gorontalo. Ini menjadi bagian dari kegiatan rutin yang dilaksanakan untuk memberikan penghargaan atas prestasi dan kinerja dari guru maupun tenaga kependidikan tersebut," ujar Sutrisno saat ditemui awak media.

Menurutnya, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk menghimpun berbagai praktik baik yang telah dihasilkan para pendidik dan tenaga kependidikan.

"Tujuannya adalah mengakomodir berbagai macam prestasi dan inovasi yang dihasilkan oleh guru maupun tenaga kependidikan. Kemudian, inovasi itu akan disebarluaskan di semua satuan pendidikan, sehingga praktik-praktik baik tersebut menjadi bagian dari pembelajaran yang dapat diterapkan oleh teman-teman guru maupun tenaga kependidikan lainnya," jelasnya.

Sutrisno berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dengan mengedepankan prinsip objektivitas dan transparansi.

"Harapannya, kegiatan ini berjalan dengan lancar, objektif, dan transparan sehingga menghasilkan GTK yang berprestasi, berinovasi, dan memiliki dedikasi yang tinggi," pungkasnya.

Sementara itu, Kabid GTK Dikbud Kabupaten Gorontalo, Isnawati Kadir Nurudji, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

Di tengah dinamika perubahan zaman dan tantangan globalisasi, menurutnya, dunia pendidikan membutuhkan pendidik dan tenaga kependidikan yang tidak hanya menjalankan tugas secara rutin, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi serta membawa perubahan nyata di lingkungan sekolah.

"Inilah yang kita sebut sebagai GTK Transformatif," ujar Isnawati.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan lomba tersebut tidak semata-mata berorientasi pada pencarian pemenang. Lebih dari itu, kegiatan ini diarahkan untuk mengidentifikasi dan mendokumentasikan berbagai praktik baik dalam pembelajaran dan kepemimpinan yang dapat diterapkan di sekolah lain.

Selain itu, kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan iklim kompetisi yang sehat, membangun semangat saling belajar (sharing knowledge) antarpeserta, serta mendorong lahirnya inspirator baru di dunia pendidikan.

"Melalui ajang ini, tidak sekadar mencari pemenang, tetapi lebih dari itu, kita ingin mengidentifikasi dan mendokumentasikan berbagai praktik baik pembelajaran dan kepemimpinan yang dapat direplikasi oleh sekolah lain," ungkapnya.

Isnawati menambahkan, Bidang Pembinaan Ketenagaan berkomitmen untuk terus mendukung, memfasilitasi, dan meningkatkan kompetensi para pendidik serta tenaga kependidikan.

Menurutnya, apresiasi GTK Transformatif merupakan bentuk pengakuan, penghormatan, dan penghargaan pemerintah terhadap dedikasi, karya inovatif, serta praktik-praktik baik (best practices) yang telah diterapkan di masing-masing sekolah.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan lahir pendidik dan tenaga kependidikan yang mampu menjadi penggerak transformasi pembelajaran sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Gorontalo. (red/)
Tak-berjudul81-20250220065525