Polres Lubuk Linggau Bagikan 1.276 Masker kepada Siswa SMP Negeri 2
Lubuk Linggau — Menjaga generasi penerus tetap sehat, terlindungi dan siap berprestasi menjadi semangat utama Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan yang pagi‑pagi menyambangi lingkungan pendidikan. Pada hari Jumat, 28 Agustus 2026 sekira pukul 06.30 WIB, Kapolres Lubuk Linggau AKBP Catur Erwin Setiawan memimpin langsung kegiatan pembagian perlengkapan pelindung kesehatan kepada seluruh siswa‑siswi SMP Negeri 02 Kota Lubuk Linggau.
Kedatangan pimpinan beserta jajaran Pejabat Utama disambut hangat Kepala Sekolah serta para guru, dan turut didampingi Wakapolres Kompol M. Syamsul Zachri, Kabag Ops Kompol Robi Sugara, Kasat Binmas AKP Nyoman Sutrisno, Kasat Lantas AKP Desi Azhari, Kasi Dokkes Ipda Jhon Susanto, KBO Sat Binmas Ipda Bambang Sudiarsyah, serta seluruh personel Sat Binmas. Suasana berjalan akrab, hangat dan penuh semangat, seiring berdatangannya para siswa memasuki gerbang sekolah.
Secara langsung Kapolres dan rombongan turun menyapa satu‑satu serta menyerahkan perlindungan kesehatan berupa masker kepada seluruh warga belajar—terhitung sebanyak 1 276 lembar yang disalurkan. Penyaluran ini bukan sekadar pemberian barang, melainkan simbol kepedulian mendalam bahwa keselamatan dan kualitas pertumbuhan para pelajar merupakan prioritas sekaligus tanggung jawab bersama antara institusi kepolisian, pihak sekolah, orang tua dan masyarakat luas.
“Kesehatan adalah fondasi utama agar kalian dapat berpikir jernih, berkembang maksimal dan menggapai cita‑cita setinggi langit. Kehadiran kami pagi ini ingin menyampaikan: Polri bukan hanya hadir saat ada gangguan keamanan semata, tetapi juga turut menjaga kalian tetap terlindungi setiap hari,” ujar Kapolres saat menyapa para siswa. Selain itu beliau juga mengajak anak‑anak untuk senantiasa menjaga kebersihan diri dan lingkungan, tidak ragu memakai masker saat diperlukan—terutama di tengah keramaian, saat cuaca berubah‑ubah atau kualitas udara kurang baik—serta membiasakan hidup bersih sebagai kebiasaan seumur hidup.
Imbauan ini kemudian diperdalam oleh para petugas yang juga berinteraksi secara dekat: mengingatkan pentingnya mencuci tangan, istirahat cukup dan pola makan sehat agar daya tahan tubuh senantiasa kuat. Ditekankan pula bahwa menjaga diri sendiri sebenarnya juga berarti menjaga teman, keluarga dan orang lain di sekitar kita—sebuah bentuk kepedulian yang paling nyata.
Kegiatan ini bertujuan ganda: selain meningkatkan kesadaran dini bahwa kesehatan adalah aset yang tak ternilai, juga menanamkan pengertian bahwa Kepolisian adalah sahabat yang senantiasa hadir—termasuk di gerbang sekolah—melindungi, membimbing dan peduli tumbuh kembang warga masyarakat sejak usia muda. Dukungan penuh pihak sekolah serta antusiasme yang tulus dari para siswa membuat kegiatan berjalan lancar, penuh kehangatan dan memperkuat ikatan sinergi yang harmonis antara lembaga keamanan dan dunia pendidikan.
( Nasrullah )


