Polres Gorontalo Gelar Doa Lintas Agama, Kirim Dukungan dan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT
GORONTALO – Kepolisian Resor (Polres) Gorontalo menggelar Apel Doa Lintas Agama bertajuk Pray for Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Rusunawa Polres Gorontalo, Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 07.15 Wita, dipimpin langsung Kapolres Gorontalo AKBP Ki Ide Bagus Tri, S.I.K.
Apel diikuti jajaran Pejabat Utama (PJU), para perwira, personel Bintara, serta ASN Polres Gorontalo. Kegiatan tersebut juga dihadiri para tokoh lintas agama, yakni Ketua FKUB Kabupaten Gorontalo dari unsur agama Islam Dr. Sjahril Djafaara, Pdt. Febby Bawengan, S.Teol dari unsur Kristen Protestan, Ketua Stasi Anneke Paula Rantung dari unsur Katolik, Dr. Dewa Oka Suparwata dari unsur Hindu, serta Tommy Woeriyanto dari unsur Buddha.
Dalam arahannya, Kapolres Gorontalo mengajak seluruh personel untuk bersama-sama mendoakan masyarakat NTT yang tengah menghadapi musibah gempa bumi.
“Saudara kita di Nusa Tenggara Timur sedang tertimpa musibah gempa bumi. Mari kita bersama-sama memanjatkan doa semoga saudara kita di sana senantiasa diberi kekuatan, ketabahan serta keselamatan dan semoga segala urusan mereka dimudahkan dan dilindungi Tuhan Yang Maha Esa,” ujar AKBP Ki Ide Bagus Tri.
Menurutnya, kepedulian terhadap korban bencana bukan hanya diwujudkan melalui doa, tetapi juga melalui aksi nyata. Karena itu, Kapolres mengajak seluruh keluarga besar Polres Gorontalo untuk memberikan donasi secara sukarela dan ikhlas.
“Kita sebagai bagian keluarga besar Polri dan sesama manusia yakin mereka tidak sendirian. Kita bersatu hati mendukung dan mendoakan sepenuhnya. Selain doa, kita juga akan mengumpulkan sumbangan sukarela,” katanya.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengumpulan donasi dari personel Polres Gorontalo. Dana yang terkumpul akan dicatat dan dilaporkan untuk selanjutnya disalurkan melalui saluran resmi yang ditentukan kepada masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di NTT.
Kehadiran tokoh-tokoh lintas agama dalam kegiatan tersebut turut memperkuat pesan persatuan dan kemanusiaan. Doa bersama menjadi simbol bahwa perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk bersatu memberikan dukungan kepada sesama yang sedang mengalami musibah.
Seluruh rangkaian Apel Doa Lintas Agama Pray for NTT selesai sekitar pukul 07.40 Wita dalam keadaan aman dan kondusif.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Gorontalo menegaskan komitmennya untuk terus membangun kepedulian sosial serta solidaritas kemanusiaan, sekaligus memberikan dukungan moral bagi masyarakat NTT yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana. (red/)


