Pemkab Gorontalo Matangkan Strategi Percepatan Wajib Belajar 1 Tahun Pra-SD
LIMBOTO — Pemerintah Kabupaten Gorontalo mulai mematangkan langkah strategis dalam mendukung percepatan pelaksanaan Wajib Belajar (Wajar) 1 Tahun Pendidikan Pra-SD sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi pendidikan anak sejak usia dini.
Langkah tersebut dibahas melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka penyusunan rencana implementasi strategi percepatan pendidikan Wajar 1 Tahun Pra-SD 2026. Kegiatan berlangsung di Ballroom Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Gorontalo, Kamis (20/8/2026).
Rakor tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, S.Pd., M.H., dan dihadiri sejumlah pejabat terkait, di antaranya Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Gorontalo Dr. Abdul Waris, S.Pd., M.Pd., Plt. Kepala Dinas Dikbud Dr. Sutrisno Dj. Yunus, M.Pd., serta Kepala Bidang PAUD Dikbud Kabupaten Gorontalo Sintje Banteng, S.Pd., M.Pd.
Rakor lintas OPD ini menjadi langkah awal untuk menyatukan persepsi dan menyusun langkah konkret dalam implementasi program pendidikan yang ditargetkan memperkuat kesiapan anak sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.
Sekda Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, mengatakan penerapan program belajar 13 tahun membutuhkan koordinasi dan keterlibatan berbagai OPD maupun organisasi terkait yang memiliki tanggung jawab dalam mendukung pelaksanaannya.
Menurutnya, rakor tersebut tidak hanya menjadi forum pembahasan teknis, tetapi juga menjadi momentum awal untuk membangun kesamaan pemahaman seluruh pihak mengenai arah dan strategi pelaksanaan program.
“Ini merupakan awal dimulainya sosialisasi untuk menyamakan persepsi dan menyamakan langkah. Bagaimana membangun mindset dan mental set agar betul-betul sama,” ujar Sugondo.
Selain menyatukan persepsi, pemerintah juga mulai memberikan perhatian terhadap kesiapan tenaga pendidik yang akan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan implementasi program tersebut.
“Yang kedua, bagaimana mempersiapkan guru-gurunya dalam rangka melaksanakan kegiatan ini,” lanjutnya.
Ia menegaskan, keberhasilan pelaksanaan pendidikan pra-SD tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan sinergi lintas sektor agar kebijakan yang dirancang dapat diterapkan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak di Kabupaten Gorontalo.
Melalui Rakor Lintas OPD ini, Pemkab Gorontalo diharapkan dapat menghasilkan rencana implementasi yang lebih terarah, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan anak usia dini di daerah.
Program Wajar 1 Tahun Pra-SD tersebut sekaligus diharapkan mampu memperkuat kesiapan anak secara akademik maupun sosial sebelum memasuki pendidikan dasar, sehingga transisi dari pendidikan anak usia dini menuju sekolah dasar dapat berlangsung lebih baik.
Dengan adanya koordinasi sejak tahap awal, seluruh pemangku kepentingan diharapkan memiliki pemahaman dan komitmen yang sama untuk mewujudkan pelaksanaan program pendidikan secara optimal di Kabupaten Gorontalo. (red/)


