Maulid Nabi di Masjid Al-Marhamah Dulohupa Digelar Tradisional, Jadi Momentum Pererat Silaturahmi Warga
TELAGA, GORONTALO — Badan Takmirul Masjid Al-Marhamah Dusun I, Desa Dulohupa, Kecamatan Telaga, bersama jamaah dan masyarakat sekitar menggelar peringatan Doa Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah secara tradisional, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Marhamah tersebut dipimpin Imam Daud Halukoy dan diikuti sebanyak 18 peserta, terdiri dari enam laki-laki dan 12 perempuan. Peringatan Maulid berlangsung dalam suasana khidmat sekaligus menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Sejumlah tokoh dan unsur pemerintahan desa turut hadir, di antaranya Kepala Desa Dulohupa Orion Daud, S.Pd., Sekretaris Desa Sukarno Danial Karim, Ketua Badan Takmirul Masjid Al-Marhamah Adam Halukoy, Ketua LPM sekaligus Wakil Ketua Pengurus Badan Takmirul Masjid Al-Marhamah Iwan Dja'far, serta mantan Kepala Desa Dulohupa H. Abdul M. Arif.
Hadir pula Ketua DPD Dulohupa, pemimpin doa Maulid Daud Halukoy, Ketua Panitia Pelaksana, jamaah masjid dan masyarakat sekitar Masjid Al-Marhamah.
Kepala Desa Dulohupa, Orion Daud, S.Pd., mengapresiasi pelaksanaan peringatan Maulid Nabi yang melibatkan berbagai unsur masyarakat serta pengurus masjid.
“ tentunya kami sebagai pemerintah desa mengapresiasi apa yang telah dilaksanakan oleh pihak pelaksana sekaligus pengurus Badan Takmirul Masjid Al-Marhamah yang telah bekerja sama dengan pemerintah desa, tokoh-tokoh masyarakat, unsur LPM, DPD dan masyarakat yang terlibat,” ujar Orion.
Menurutnya, kegiatan Maulid Nabi bukan hanya menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan silaturahmi masyarakat Desa Dulohupa.
“Peringatan Doa Maulid Nabi Muhammad SAW ini merupakan momentum yang menyatukan ukhuwah Islamiyah dan silaturahmi seluruh masyarakat, terutama umat Islam yang berada di Desa Dulohupa. Ini juga menjadi momen untuk mensyukuri nikmat Allah dan meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW,” katanya.
Orion berharap pelaksanaan kegiatan keagamaan tersebut ke depan dapat semakin melibatkan seluruh masyarakat, pemangku kepentingan, pengurus masjid serta berbagai unsur lainnya.
Ia juga berharap peringatan Maulid Nabi dapat dilaksanakan lebih meriah dan semakin memperkuat kebersamaan masyarakat.
“Harapan kami ke depan seluruh masyarakat, stakeholder dan pengurus jamaah dapat semakin merapatkan barisan dan menyatu dalam setiap kegiatan peringatan. Mudah-mudahan kegiatan ini semakin meriah dan berkah bagi umat Islam dan masyarakat Desa Dulohupa,” pungkasnya.
Pemerintah Desa Dulohupa juga menilai tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan keagamaan menjadi modal penting dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan sekaligus mendukung berbagai program pemerintah di bidang keagamaan.
Dengan semangat memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi sarana untuk terus memperkuat persaudaraan, meningkatkan nilai-nilai keagamaan, serta menumbuhkan kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW. (*)


