Dua Rumah di Karang Dapo Muratara Terbakar, Kerugian Capai Rp620 Juta

Table of Contents

 


MURATARA — Dua unit rumah warga di Dusun IV, Desa Karang Dapo, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 07.45 WIB.

Kapolres Musi Rawas Utara AKBP Rendy Surya Aditama melalui Kapolsek Karang Dapo AKP Rusdan membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut.

Dijelaskan Kapolsek, rumah yang terbakar masing-masing milik Abdul Hamid dan Muhammad Yunus (alm). Kedua bangunan rumah tersebut merupakan rumah dua tingkat dan berada bersebelahan.

Saat kebakaran terjadi, Abdul Hamid sedang pergi ke kebun sehingga rumah dalam keadaan kosong. Sementara rumah milik Muhammad Yunus (alm) juga tidak ditempati.

Api diduga berasal dari rumah Abdul Hamid akibat korsleting arus listrik. Kobaran api kemudian merambat ke rumah milik Muhammad Yunus.

Abdul Hamid mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat kabar dari anaknya, Riki, yang memberitahukan bahwa rumah mereka terbakar.

Warga sekitar kemudian bergotong royong membantu memadamkan api dan mencegah kobaran menjalar ke rumah warga lainnya. Proses pemadaman turut dibantu mobil pemadam kebakaran Kabupaten Musi Rawas Utara.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.15 WIB.

Akibat kebakaran tersebut, dua unit rumah beserta isinya ludes terbakar. Selain itu, satu unit mobil Toyota Calya dan satu unit sepeda motor juga ikut terbakar.

Total kerugian material diperkirakan mencapai Rp620 juta, dengan rincian kerugian rumah pertama sekitar Rp200 juta, rumah kedua sekitar Rp200 juta, mobil Toyota Calya sekitar Rp200 juta, dan sepeda motor sekitar Rp20 juta.

Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa.

Petugas kepolisian telah melakukan sejumlah tindakan, di antaranya mendatangi dan melakukan olah TKP, meminta keterangan pemilik rumah, membantu proses pemadaman, serta memasang garis polisi di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi sementara, kebakaran diduga kuat dipicu korsleting arus listrik. Polisi masih melakukan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.



        ( Nasrullah ). 

Tak-berjudul81-20250220065525