Doa Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Baitur Ridha Luwoo, Perkuat Nilai Keagamaan dan Kebersamaan Warga
Gorontalo, 25 Agustus 2026 – Peringatan Doa Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah berlangsung khidmat di Masjid Besar Baitur Ridha, Dusun I, Desa Luwoo, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Badan Takmirul Masjid Besar Baitur Ridha bersama pengurus masjid dan panitia pelaksana sebagai bentuk penghormatan sekaligus momentum untuk mengenang keteladanan dan perjuangan Nabi Muhammad SAW.
Doa Maulid dipimpin langsung oleh Imam Pantongo, Hasan Zakaria, S.Ag. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 87 peserta, terdiri dari 53 laki-laki dan 34 perempuan.
Peringatan Maulid turut dihadiri Bupati Kabupaten Gorontalo yang juga Ketua Badan Takmirul Masjid Besar Baitur Ridha Kecamatan Telaga Jaya, H. Sofyan Puhi, S.T., Wakil Bupati H. Tonny S. Junus, Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo H. Zulfikar Y. Usira, S.E., jajaran asisten dan kepala OPD, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo H. Maryam Puhi Pago, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Veni Junus Anwar, Camat Telaga Jaya Ronal Mertiarto Abdini, S.Pd., M.M., para kepala desa se-Kecamatan Telaga Jaya, Ketua Panitia H. Abdullah Manangi, tokoh masyarakat, serta jamaah Masjid Besar Baitur Ridha.
Kehadiran unsur pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga menjadi gambaran kuatnya kebersamaan dalam menyemarakkan momentum keagamaan di Kecamatan Telaga Jaya.
Camat Telaga Jaya, Ronal Mertiarto Abdini, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada semua unsur, mulai dari kepala desa, pemangku adat, tokoh masyarakat. Alhamdulillah kegiatannya berjalan sukses dan dihadiri unsur Forkopimda serta para kepala OPD,” ujarnya.
Menurut Ronal, pelaksanaan Doa Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah daerah sehingga dapat berlangsung dengan baik.
Ia berharap kegiatan keagamaan dan kebudayaan seperti ini dapat terus dikembangkan di Kecamatan Telaga Jaya. Tidak hanya menjadi momentum peringatan Maulid, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga nilai-nilai adat dan budaya agar tetap hidup di tengah generasi muda.
“Insyaallah ke depan kita membangun sesuatu yang sangat baik, khususnya perayaan Doa Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Insyaallah akan berlanjut dengan seminar adat dan bagaimana adat ke depan bisa dilanjutkan oleh generasi muda,” jelasnya.
Ronal menambahkan, pihaknya juga mendorong adanya sosialisasi mengenai adat, termasuk peran pengurus adat Baate dan Wu'u, yang diharapkan tidak hanya memberikan pemahaman secara teori tetapi juga dapat dilanjutkan dengan praktik di tengah masyarakat.
“Insyaallah ada sosialisasi karena di sini sudah ada pengurus adat Baate dan Wu'u yang insyaallah merencanakan sekaligus langsung praktik,” pungkasnya.
Peringatan Doa Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Besar Baitur Ridha pun menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah, meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, sekaligus menjaga tradisi keagamaan dan adat yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Telaga Jaya. (")


