Air Bersih Mengalir ke Rumah Warga, Arman Naway Resmikan Program KPSPAM Molango di Wonggahu

Table of Contents

 


BOALEMO — Harapan puluhan keluarga di Dusun Sorpite, Desa Wonggahu, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, untuk mendapatkan akses air bersih yang lebih layak akhirnya mulai terwujud.

Melalui program Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum (KPSPAM) Molango, fasilitas air bersih resmi diresmikan pada Sabtu (15/8/2026). Program tersebut diharapkan menjadi solusi atas persoalan air bersih yang selama ini dirasakan masyarakat.

Peresmian dilakukan Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Boalemo, Arman Naway, S.H., dan dihadiri Kepala Desa Wonggahu H. Iwan Kaiko, Ketua dan anggota BPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sekitar 60 kepala keluarga penerima manfaat.

Bagi masyarakat Dusun Sorpite, hadirnya air bersih bukan sekadar pembangunan sebuah instalasi. Air yang kini mulai dialirkan mendekati rumah warga menjadi simbol perubahan atas persoalan yang selama ini mereka hadapi.

Sebelum program tersebut hadir, sebagian warga bahkan harus membawa pakaian untuk dicuci ke rumah warga lainnya karena keterbatasan akses air. Kondisi itu membuat kebutuhan air bersih menjadi persoalan serius dalam kehidupan sehari-hari.

Di tengah kondisi tersebut, sosok Arman Naway mulai mendapat perhatian masyarakat sebagai salah satu figur yang dinilai aktif memperjuangkan kebutuhan dasar warga.

Bagi sebagian masyarakat Paguyaman, Arman bukan sekadar wakil rakyat yang duduk di kursi DPRD. Ia dipandang sebagai sosok pejuang aspirasi yang berusaha membawa persoalan masyarakat dari bawah ke ruang kebijakan.

Perjuangan menghadirkan air bersih di Dusun Sorpite menjadi salah satu contoh bagaimana aspirasi masyarakat dapat diterjemahkan menjadi program yang manfaatnya langsung dirasakan warga.

Arman mengatakan, pembangunan fasilitas tersebut diawali melalui musyawarah bersama masyarakat. Warga juga dilibatkan dalam proses pembangunan melalui semangat gotong royong.

“Program ini kita awali dengan musyawarah bersama masyarakat. Saya tanyakan apakah masyarakat siap bergotong royong dan bekerja sama dalam pembangunan instalasi. Alhamdulillah, masyarakat menyatakan siap,” ujar Arman.

Pembangunan instalasi tersebut berlangsung sekitar tiga minggu. Sumber air telah tersedia hingga tahap akhir, sementara jaringan sambungan menuju rumah-rumah warga mulai dikerjakan.

Bagi Arman, keberhasilan program bukan hanya ditentukan oleh pembangunan fasilitas, tetapi juga oleh komitmen masyarakat untuk menjaga dan mengelolanya secara bersama-sama.

Ia berharap KPSPAM Molango dapat dimanfaatkan secara optimal dan dipelihara sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Sementara itu,

Kepala Desa Wonggahu, H. Iwan Kaiko, turut mengungkapkan rasa syukur atas terealisasinya fasilitas air bersih tersebut.

Ia mengingat kembali bagaimana sulitnya kondisi warga Dusun Sorpite sebelum adanya akses air yang lebih memadai.

“Saya mengingat kembali bagaimana masyarakat untuk mencuci pakaian saja harus berjalan begitu jauh dan airnya juga harus bercampur dengan lumpur. Saya bersyukur di Dusun Sorpite ini masyarakat kompak untuk membangun solidaritas dan mau berkontribusi,” ungkap H. Iwan Kaiko.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Arman Naway yang telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat dan ikut mendorong terwujudnya fasilitas air bersih tersebut.

Menurutnya, kehadiran program KPSPAM Molango menunjukkan bahwa persoalan masyarakat dapat diselesaikan ketika pemerintah desa, masyarakat dan para wakil rakyat memiliki kepedulian serta kemauan untuk bekerja bersama.

Kekompakan warga, lanjutnya, juga menjadi modal penting dalam menjaga keberlangsungan fasilitas yang telah dibangun.

Langkah Arman Naway dalam memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat tersebut juga mengingatkan pada semangat perjuangan almarhum Rachmat Gobel, yang selama ini dikenal memiliki perhatian terhadap pembangunan daerah dan kepentingan masyarakat Gorontalo.

Bagi masyarakat yang berharap Arman terus memperjuangkan aspirasi mereka, muncul harapan agar ia dapat meneladani semangat pengabdian dan kepedulian Rachmat Gobel, terutama dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil dan pembangunan yang memberikan manfaat langsung.

Harapan itu bukan sekadar tentang pembangunan infrastruktur, tetapi bagaimana seorang wakil rakyat mampu hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan nyata.

Air bersih yang mengalir di Dusun Sorpite menjadi salah satu gambaran bahwa perjuangan seorang wakil rakyat seharusnya berujung pada manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dari sumur, rumah warga, hingga kebutuhan sehari-hari, pembangunan pada akhirnya harus kembali kepada satu tujuan, meningkatkan kualitas hidup rakyat.

Dengan hadirnya KPSPAM Molango, sekitar 60 kepala keluarga di Dusun Sorpite kini memiliki harapan baru untuk memperoleh akses air bersih yang lebih mudah.

Peresmian tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat gotong royong antara pemerintah desa, masyarakat, BPD Desa Wonggahu dan seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap peningkatan pelayanan dasar masyarakat.

Bagi warga Paguyaman, perjuangan seperti inilah yang membuat sosok wakil rakyat terasa dekat, bukan hanya berbicara tentang aspirasi, tetapi berusaha menghadirkan solusi ketika rakyat membutuhkan. (red/)

Tak-berjudul81-20250220065525