Warga Keluhkan Debu Proyek Peningkatan Jalan Manis Raya–Buluh Kuning, Minta Penyiraman Rutin
SINTANG, KALIMANTAN BARAT (RNN, Com) – Warga mengeluhkan debu pekat yang ditimbulkan dari proyek peningkatan jalan yang menghubungkan Desa Manis Raya menuju Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang. Kondisi jalan yang masih berupa tanah dan kerikil dinilai membahayakan kesehatan serta mengganggu keselamatan pengguna jalan.
Pada Rabu (15/7/2026), aktivitas kendaraan proyek yang terus melintas di badan jalan yang belum dipadatkan menyebabkan debu beterbangan hingga mengurangi jarak pandang. Warga sekitar berharap pihak pelaksana proyek segera melakukan penyiraman secara rutin agar debu dapat diminimalisir.
Salah seorang warga mengatakan, kondisi tersebut telah mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, terutama pada saluran pernapasan.
"Debunya sangat mengganggu. Kami berharap pihak proyek segera melakukan penyiraman agar tidak membahayakan kesehatan warga maupun pengguna jalan," ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan seorang pekerja proyek yang enggan disebutkan namanya. Menurutnya, debu yang terus beterbangan berpotensi mengancam keselamatan kerja.
"Kalau debu dibiarkan terus seperti ini, keselamatan kerja bisa terancam. Harus ada solusi agar pekerjaan tetap berjalan dengan aman," katanya.
Warga menilai setidaknya ada dua dampak utama yang ditimbulkan, yakni meningkatnya risiko gangguan pernapasan bagi pekerja dan masyarakat sekitar serta berkurangnya jarak pandang yang dapat memicu kecelakaan lalu lintas.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terlihat adanya upaya penyiraman jalan secara rutin maupun langkah lain untuk mengurangi debu di lokasi proyek peningkatan jalan Manis Raya–Buluh Kuning. Warga berharap pihak pelaksana proyek segera mengambil tindakan agar pembangunan tetap berjalan tanpa mengabaikan aspek kesehatan, keselamatan kerja, dan kenyamanan masyarakat.
(Apui)


