Mahasiswa KKN UNPARI Meninggal Tenggelam di Sungai Rawas, Ketek Terbalik Usai Tabrak Kayu
MURATARA – Musibah menimpa rombongan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Silampari (UNPARI) Lubuklinggau di Desa Rantau Kadam, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, Selasa (28/7/2026).
Seorang mahasiswa bernama Abdul Hadi Rohmadin meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Rawas akibat ketek yang ditumpangi terbalik.
Kapolres Musi Rawas Utara AKBP Rendy Surya Aditama melalui Kapolsek Karang Dapo, IPTU Rusdan Muslim, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa saat kejadian lima mahasiswa KKN UNPARI bersama dua warga Desa Rantau Kadam menaiki sebuah ketek untuk berkeliling di Sungai Rawas.
Dalam perjalanan, ketek yang mereka tumpangi menabrak sebatang kayu yang berada di dalam sungai sehingga kehilangan keseimbangan dan akhirnya terbalik. Seluruh penumpang tercebur ke sungai.
"Empat mahasiswa berhasil diselamatkan, sementara satu mahasiswa atas nama Abdul Hadi Rohmadin dinyatakan hilang dan diduga tenggelam. Salah seorang mahasiswa, Kadek Purbasari, mengalami luka dan saat ini menjalani perawatan di Puskesmas Karang Dapo," ujar IPTU Rusdan Muslim.
Usai menerima laporan, personel Polsek Karang Dapo bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat langsung melakukan pencarian terhadap korban.
Sekitar pukul 15.37 WIB, Abdul Hadi Rohmadin ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi ketek terbalik. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan segera dievakuasi ke Puskesmas Karang Dapo.
Selanjutnya, sekitar pukul 16.30 WIB, jenazah korban diberangkatkan menuju rumah duka menggunakan mobil ambulans Desa Rantau Kadam. Pada pukul 18.30 WIB, jenazah tiba di rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Prosesi penyerahan jenazah turut didampingi Kapolsek Karang Dapo, Camat Karang Dapo, Lurah Karang Dapo, Kepala Desa Rantau Kadam, serta Kanit Intelkam Polsek Karang Dapo.
Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi keluarga korban, civitas akademika UNPARI Lubuklinggau, serta masyarakat yang turut berbelasungkawa atas musibah tersebut.
( Nasrullah )


