Dari Balik Mesin Jahit, Warga Binaan Lapas Narkotika Muara Beliti Ciptakan Rompi Siap Pakai

Table of Contents

 



Muara Beliti – Semangat pembinaan kemandirian terus diwujudkan di Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti melalui kegiatan menjahit yang menghasilkan rompi siap pakai. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan keterampilan bagi warga binaan agar memiliki bekal kemampuan yang bermanfaat serta bernilai ekonomi setelah kembali ke tengah masyarakat.(23/7/2026). 

Melalui Seksi Kegiatan Kerja (Giatja), warga binaan diberikan pelatihan menjahit mulai dari proses pengukuran pola, pemotongan bahan, hingga proses penjahitan dan penyelesaian akhir. Dengan pendampingan petugas, setiap tahapan dikerjakan secara teliti sehingga menghasilkan rompi yang rapi dan layak digunakan.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Herdianto, melalui Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Albert, menyampaikan bahwa pembinaan keterampilan menjahit merupakan salah satu program pembinaan kemandirian yang bertujuan meningkatkan kompetensi warga binaan.

"Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya mengisi waktu dengan aktivitas yang produktif, tetapi juga memperoleh keterampilan yang dapat menjadi bekal untuk membuka peluang usaha maupun bekerja setelah selesai menjalani masa pidana," ujar Albert.

Program pembinaan kemandirian ini merupakan wujud komitmen Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti dalam mendukung proses pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan. Diharapkan, keterampilan yang diperoleh selama menjalani pembinaan dapat menjadi modal untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri, produktif, dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat.



       (  Nasrullah  ) 

Tak-berjudul81-20250220065525