DAD Sekadau Matangkan Persiapan Gawai Dayak ke-15, Panitia Siap 90 Persen
SEKADAU – Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sekadau memastikan persiapan pelaksanaan Gawai Dayak ke-15 Tahun 2026 hampir rampung. Ketua DAD Kabupaten Sekadau, Jefray Raja Tugam, mengatakan pihaknya telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) pembentukan panitia sebagai dasar pelaksanaan kegiatan agar seluruh unsur kepanitiaan dapat bekerja secara maksimal ( 16/7/2026).
Menurut Jefray, undangan telah disebarkan kepada berbagai pihak, mulai dari Ketua Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), para bupati se-Kalimantan Barat, Dewan Adat Dayak tingkat kecamatan, hingga Gubernur Kalimantan Barat. Ia menyebut Wakil Gubernur Kalimantan Barat direncanakan akan menghadiri pembukaan Gawai Dayak.
"Undangan sudah kami sebarkan. Rencananya Wakil Gubernur akan hadir pada acara pembukaan," ujarnya.
Jefray menjelaskan, selain sebagai upaya melestarikan adat dan budaya Dayak, pelaksanaan Gawai juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
"Setiap tahun para pelaku UMKM mendapatkan keuntungan yang cukup baik selama pelaksanaan Gawai. Di sisi lain, kegiatan ini juga bertujuan membangkitkan minat generasi muda agar mengenal serta melestarikan adat istiadat sukunya masing-masing," katanya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi dari suku lain seperti MABM, MABT, dan PJKB, untuk turut berpartisipasi dalam pawai budaya dengan menampilkan kekayaan budaya masing-masing.
Sementara itu, Ketua Panitia Gawai Dayak ke-15, Bernadus Mohktar, mengungkapkan bahwa persiapan kegiatan telah mencapai sekitar 90 persen dan hanya menyisakan sejumlah pembenahan teknis.
Pembukaan Gawai Dayak dijadwalkan berlangsung pada 21 Juli 2026 di Betang Youth Center. Sehari sebelumnya, 20 Juli 2026, akan dilaksanakan Misa Gawai, dilanjutkan peninjauan lokasi oleh Bupati bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
"Pembukaan akan diawali dengan pawai karnaval seperti tahun-tahun sebelumnya," jelas Bernadus.
Ia menambahkan, tuan rumah Gawai Dayak tahun ini adalah Sub Suku Benawas, sehingga seluruh prosesi adat akan menggunakan tata cara adat Benawas.
Berbagai perlombaan turut memeriahkan rangkaian Gawai, di antaranya lomba seni kreasi, pop singer lagu Dayak kategori dewasa, tari kreasi, fashion show, pemilihan Bujang Dara Gawai, melukis perisai, ketapel, menyumpit, hingga lomba pangkak gasing.
Khusus lomba karnaval, penilaian hanya dilakukan terhadap peserta dari DAD kecamatan dan paguyuban, sedangkan peserta lainnya mengikuti pawai sebagai bentuk partisipasi tanpa penilaian.
Adapun tema Gawai Dayak ke-15 Tahun 2026 adalah "Melestarikan Adat Budaya Dayak Sebagai Jati Diri dalam Membangun Sekadau yang Berbudaya dan Berkelanjutan."
Panitia mengundang seluruh masyarakat Kabupaten Sekadau untuk hadir dan bersama-sama memeriahkan pesta budaya tahunan tersebut. Selain itu, sejumlah artis Dayak juga akan dihadirkan sebagai pengisi acara hiburan. ( Apui)


