Bukan Sekadar Bantuan, Alsintan Kementan di Boalemo Dilengkapi Pelatihan untuk Tingkatkan Produktivitas Petani

Table of Contents

 


Boalemo, Gorontalo – Penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia kepada kelompok tani di Kabupaten Boalemo tidak hanya dilakukan dalam bentuk distribusi alat, tetapi juga dibarengi dengan pelatihan penggunaan dan perawatan agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.

Kegiatan penyerahan sekaligus pelatihan alsintan tersebut menghadirkan perwakilan Harfia Construction Machinery sebagai pihak penyedia alat, serta tenaga teknis yang memberikan pembekalan langsung kepada para penerima manfaat.

PIC Perwakilan Harfia Construction Machinery, Agus Setiawan, menjelaskan bahwa pihaknya turut mendukung kegiatan tersebut melalui sosialisasi dan pelatihan penggunaan berbagai jenis alsintan modern yang diberikan kepada petani.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung peningkatan produktivitas pertanian, khususnya dalam mendukung program pangan nasional.

“Hari ini kami melakukan sosialisasi unit alsintan yang diberikan. Produk yang kami hadirkan tidak hanya crawler tractor, tetapi juga terdapat traktor roda empat serta mesin combine harvester atau mesin pemanen padi yang dapat membantu petani dalam proses produksi,” ujar Agus Setiawan.

Ia mengungkapkan, untuk Provinsi Gorontalo terdapat tujuh belas unit alsintan yang didistribusikan dan seluruhnya dialokasikan untuk kelompok penerima di Kabupaten Boalemo.

“Total keseluruhan di Provinsi Gorontalo ada tujuh belas unit, dan tiga unit tersebut berada di Kabupaten Boalemo,” jelasnya.

Agus berharap para penerima bantuan mampu memanfaatkan alat tersebut secara maksimal, sehingga dapat meningkatkan efisiensi kerja petani serta mendukung peningkatan hasil produksi tanaman pangan.

“Kami berharap para penerima dapat menggunakan unit ini secara optimal untuk mendukung produktivitas pangan. Selain itu, melalui pelatihan yang diberikan, alat ini dapat digunakan dengan baik sehingga memiliki umur pemakaian yang lebih panjang,” tambahnya.

Sementara itu, Jeve Ramdani, selaku engineer dan teknisi dari PT Harfia, menjelaskan bahwa pelatihan diberikan agar para kelompok penerima bantuan memahami cara pengoperasian alat, khususnya excavator 110 yang diperuntukkan untuk mendukung kegiatan pertanian.

Ia mengatakan, pelatihan tersebut dilaksanakan dalam satu hari dengan metode teori dan praktik langsung di lapangan.

“Pelatihan ini berlangsung satu hari. Nantinya ada penyampaian teori dan praktik langsung ke lahan sawah, sehingga para kelompok atau pengguna excavator 110 ini lebih memahami cara penggunaan alat dan perawatannya,” ungkap Jeve Ramdani.

Menurutnya, pemahaman terhadap pengoperasian alat menjadi hal penting agar alsintan yang diberikan dapat bekerja maksimal dan tidak mudah mengalami kerusakan.

Dengan adanya bantuan alsintan modern yang disertai pelatihan teknis, pemerintah berharap petani di Kabupaten Boalemo semakin terbantu dalam proses pengolahan lahan, mempercepat pekerjaan pertanian, serta meningkatkan produktivitas menuju ketahanan pangan nasional. (red/)

Tak-berjudul81-20250220065525