Tingkatkan Disiplin dan Kekompakan, Personel Satbrimob Polda Sumsel Batalyon B Pelopor Laksanakan Latihan PBB Bersenjata
LUBUKLINGGAU – Dalam upaya memelihara serta meningkatkan disiplin, sikap, dan profesionalisme personel, Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sumatera Selatan menggelar latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) Bersenjata di Lapangan Apel Mako Batalyon B Pelopor, Selasa (30/06/2026).
Latihan yang berlangsung dengan penuh semangat tersebut dipimpin oleh Pasi Ops Batalyon B Pelopor AKP Antoni Wijaya, S.H. serta diikuti oleh seluruh personel Batalyon B Pelopor. Kegiatan difokuskan pada penyegaran materi dasar PBB bersenjata guna menyamakan gerakan, meningkatkan kekompakan, serta membangun kedisiplinan setiap anggota.
AKP Antoni Wijaya, S.H. menjelaskan bahwa latihan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemampuan personel yang dilaksanakan secara berkala.
"Melalui latihan PBB bersenjata, setiap personel kembali mengasah kemampuan dasar keprajuritan, meningkatkan disiplin, serta menyamakan persepsi terhadap setiap gerakan sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan latihan yang rutin, diharapkan tercipta kekompakan dan keseragaman dalam pelaksanaan tugas di lapangan," ujarnya.
Sementara itu, Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sumsel, AKBP Andiyano, S.K.M.,M.H. mengatakan bahwa latihan PBB bersenjata merupakan salah satu bentuk pembinaan fisik dan mental yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter personel Brimob.
Menurutnya, latihan tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan dalam melaksanakan gerakan dasar menggunakan senjata, tetapi juga membangun sikap disiplin, tanggung jawab, serta jiwa korsa yang menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
"Materi yang dilatihkan meliputi gerakan di tempat seperti penghormatan, hadap kanan, hadap kiri, hingga pemeriksaan senjata. Selain itu, personel juga melaksanakan latihan gerakan berpindah tempat, seperti langkah defile, hormat kanan, hormat kiri, serta berbagai materi lainnya yang menjadi bagian dari kemampuan dasar PBB bersenjata," jelas AKBP Andiyano, S.K.M.,M.H.
Usai pelaksanaan latihan, seluruh senjata yang digunakan langsung dibersihkan dan diperiksa kembali sesuai prosedur. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pemeliharaan peralatan dinas sekaligus memastikan kondisi senjata tetap bersih, aman, dan siap digunakan sewaktu-waktu.
AKBP Andiyano, S.K.M.,M.H. menambahkan bahwa latihan PBB bersenjata bukan sekadar melatih keseragaman gerakan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter personel agar memiliki sikap jasmani yang tegap, tangkas, disiplin, serta rasa tanggung jawab yang tinggi dalam menjalankan setiap amanah tugas sebagai anggota Korps Brimob Polri.
( Nasrullah )


