Sensus Ekonomi 2026: 315 Petugas Resmi Dilepas, Jangkau 13 Kecamatan di Pangkep

Table of Contents

 



PANGKEP – Sebanyak 315 petugas Sensus Ekonomi 2026 secara resmi diterjunkan untuk mendata seluruh aktivitas usaha yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Pangkep, mulai dari kawasan daratan hingga wilayah kepulauan.

Proses pelepasan dan pencanangan kegiatan ini digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pangkep di Ruang Pola Kantor Bupati Pangkep, Senin (15/6/2026). Acara ini menandai dimulainya tahap pendataan lapangan yang berlangsung hingga akhir Agustus mendatang.

Kegiatan pelepasan berlangsung meriah dan dihadiri langsung oleh Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau; Wakil Bupati, Abdul Rahman Assagaf; unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda); Sekretaris Daerah Pangkep, Hj. Suriani; Kepala BPS Kabupaten Pangkep, Ayub Parlin Ampulembang; para pimpinan perangkat daerah; Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pangkep; seluruh camat se-Kabupaten Pangkep; serta ratusan petugas yang akan bertugas langsung di lapangan.

Dalam sambutannya, Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau mengingatkan seluruh petugas agar menjalankan tugas dengan penuh kesabaran, ketelitian, dan mengikuti metode yang telah ditetapkan. Ia menegaskan, data yang dikumpulkan nantinya akan menjadi dasar utama pemerintah dalam menyusun berbagai program pembangunan yang disesuaikan dengan kebutuhan nyata masyarakat.

"Saya harapkan data yang dikumpulkan benar dan akurat. Data inilah yang akan kita gunakan untuk merancang program kerja ke depan agar tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat," ujar Bupati Yusran.

Ia juga berpesan agar petugas tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan kerja di tengah padatnya jadwal pendataan yang menjangkau luas wilayah kabupaten ini.

"Kepada seluruh petugas, terapkan metode pendataan yang benar agar hasilnya akurat, namun jangan lupa jaga kondisi kesehatan. Jika sudah lelah, jangan ragu untuk beristirahat sejenak demi menjaga kebugaran saat bertugas," tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Pangkep, Ayub Parlin Ampulembang, merinci komposisi petugas yang dilibatkan dalam sensus besar ini. Dari total 315 personel, sebanyak 274 orang bertugas sebagai Petugas Pendataan Lapangan (PPL), 41 orang bertindak sebagai pengawas atau pemeriksa, dan ditambah 2 petugas organik BPS yang secara khusus bertugas mendata usaha berskala besar.

"Jadi, 315 petugas ini fokus mendata usaha skala kecil dan menengah, sementara dua petugas dari internal BPS akan menangani langsung pendataan untuk kategori Usaha Besar," jelas Ayub.

Kegiatan pendataan dijadwalkan berlangsung selama lebih dari dua bulan, terhitung mulai tanggal 15 Juni hingga 31 Agustus 2026, dan akan menjangkau seluruh wilayah administrasi yang terbagi dalam 13 kecamatan di Kabupaten Pangkep.

Berdasarkan data awal yang dimiliki, Ayub menyebutkan bahwa wilayah Pangkep tercatat memiliki sekitar 45.000 unit usaha skala kecil, 300 unit usaha menengah, dan 70 unit usaha besar yang akan dicatat datanya secara rinci dalam sensus kali ini.

Salah satu keunggulan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 ini adalah penerapan sistem digitalisasi penuh. Setiap petugas dilengkapi dengan telepon pintar yang telah terpasang aplikasi khusus pendataan. Hal ini memungkinkan kantor BPS untuk memantau progres pendataan secara langsung dan daring setiap harinya, sehingga pengawasan berjalan lebih efektif, efisien, dan meminimalkan kesalahan pencatatan.

Di akhir keterangannya, Ayub memohon dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat serta pelaku usaha di Pangkep. Ia berharap warga dapat menyambut baik kedatangan petugas serta bersedia memberikan informasi yang benar, lengkap, dan sesuai dengan kondisi usaha yang sebenarnya.

"Kami berharap masyarakat menerima kehadiran petugas sensus, baik di kediaman maupun di tempat usaha, serta memberikan data yang jujur dan lengkap. Tujuannya agar data yang dihasilkan nanti benar-benar mampu menggambarkan kondisi ekonomi yang sesungguhnya di Kabupaten Pangkep, sehingga bisa menjadi rujukan andal bagi pembangunan daerah ke depan," pungkas Ayub Parlin Ampulembang.*


( Ahmad Latif )

Tak-berjudul81-20250220065525