Personel Satbrimob Polda Sumsel Batalyon B Pelopor Ikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kota Lubuklinggau

Table of Contents

 


Lubuklinggau – Personel Satbrimob Polda Sumatera Selatan Batalyon B Pelopor mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Lubuklinggau di Lapangan Juara Kota Lubuklinggau, Rabu (03/06/2026).

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Lubuklinggau H. Rachmat Hidayat dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sumsel AKBP Andiyano, S.K.M., M.H., diwakili oleh Pasi Min Yon B Pelopor AKP Herman Suherman bersama personel Batalyon B Pelopor yang turut mengikuti rangkaian upacara sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia.


 Komandan Batalyon B Pelopor AKBP Andiyano, S.K.M., M.H., melalui Pasi Min Yon B Pelopor AKP Herman Suherman menyampaikan bahwa tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, memiliki makna yang sangat penting dalam memperkokoh persatuan bangsa di tengah keberagaman.

“Pancasila bukan sekadar warisan sejarah, melainkan fondasi masa depan bangsa. Di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa, Pancasila tetap menjadi perekat yang mempersatukan seluruh anak bangsa untuk bersama-sama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila juga menjadi pedoman bagi setiap insan Bhayangkara dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat secara profesional, humanis, serta berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, diharapkan seluruh personel Polri dan masyarakat dapat terus memperkuat semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong sebagai modal utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, aman, damai, dan sejahtera.


    ( Nasrullah ) 

Tak-berjudul81-20250220065525