Perjuangkan Rumah Layak Huni untuk Warga Boalemo, Arman Naway Sambangi Satker Perumahan Swadaya Gorontalo
Boalemo, Gorontalo – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Boalemo, Arman Naway, SH, terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat. Pada Selasa (9/6/2026), Arman melakukan kunjungan kerja ke Kantor Satuan Kerja (Satker) Rumah Swadaya dan Pengembangan Kawasan Permukiman Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Gorontalo guna membahas percepatan penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Boalemo.
Kedatangan Arman Naway diterima langsung oleh Kepala Satker Rumah Swadaya dan Pengembangan Kawasan Permukiman Provinsi Gorontalo, Vita Monayo, bersama Pejabat Fungsional Alwi Almahdali.
Dalam pertemuan tersebut, Arman menekankan pentingnya optimalisasi program bantuan perumahan agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, masih banyak warga Boalemo yang membutuhkan hunian layak sehingga diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
"Kebutuhan rumah layak huni di Boalemo masih cukup tinggi. Karena itu, kami terus mendorong agar program bantuan perumahan dapat berjalan maksimal dan tepat sasaran demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Arman.
Pihak Satker menjelaskan bahwa melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahap II, Kabupaten Boalemo telah mendapatkan alokasi bantuan perumahan bagi sejumlah penerima manfaat. Selain itu, melalui program Kementerian Sosial yang mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Boalemo, tersedia sekitar 150 unit rumah yang diperuntukkan bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan sebagai penerima bantuan.
Satker juga menyampaikan bahwa peluang penambahan kuota bantuan masih terbuka pada tahap berikutnya. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung target nasional pembangunan dan peningkatan kualitas hunian melalui program 2 juta rumah yang dicanangkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Meski demikian, keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah daerah, khususnya dalam penyediaan serta validasi data calon penerima manfaat yang terintegrasi melalui aplikasi Sistem Informasi Bantuan Perumahan (SIBARU). Data yang akurat dinilai menjadi kunci agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.
Arman Naway berharap seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Boalemo dapat bersinergi dalam mengawal program bantuan perumahan tersebut. Dengan kolaborasi yang baik, ia optimistis upaya pengurangan jumlah rumah tidak layak huni sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat Boalemo dapat terwujud secara berkelanjutan. (red/)


