Pemudi Asal Boalemo Dilaporkan Hilang, Polisi dan Keluarga Terus Lakukan Pencarian
Boalemo – Seorang pemudi bernama Santi Ibrahim alias Eca (21), warga Desa Mekar Jaya, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Gorontalo, dilaporkan hilang dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Korban terakhir kali terlihat pada Jumat, 19 Juni 2026 sekitar pukul 20.00 Wita saat hendak berkunjung ke rumah temannya dan hendak beristirahat. Sejak saat itu, Santi tidak kembali ke rumah dan tidak memberikan kabar kepada pihak keluarga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Santi memiliki ciri-ciri wajah bulat, kulit kuning langsat, tinggi badan sekitar 153 sentimeter, mata berwarna hitam, serta rambut lurus. Diketahui pula bahwa korban saat ini belum bekerja dan belum menikah.
Kapolsek Wonosari, IPTU Zulkifli Saeng, S.H., M.H., kepada media pada Jumat (26/6/2026) membenarkan adanya laporan orang hilang tersebut. Ia mengatakan bahwa ibu korban telah secara resmi melaporkan kejadian itu ke Polsek Wonosari.
"Sudah dilaporkan oleh ibu korban dan kami sudah mengkomunikasikan dengan Buser Polres Boalemo maupun Polda Gorontalo," ujar IPTU Zulkifli.
Ia menambahkan, pihak kepolisian saat ini masih terus melakukan penyelidikan dan penelusuran terhadap keberadaan korban. Beberapa informasi dari masyarakat yang mengaku melihat atau bersama korban juga telah ditindaklanjuti.
"Sekarang kita masih lakukan penyelidikan. Nanti kalau sudah ada perkembangan akan kami informasikan kembali. Memang ada orang-orang yang mengaku melihat atau bersama korban, namun setelah dilakukan penyelidikan ternyata tidak benar yang bersangkutan bersama dengan korban," jelasnya.
Pihak keluarga berharap masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan Santi Ibrahim alias Eca dapat segera melapor kepada keluarga atau kepolisian terdekat agar korban dapat segera ditemukan dan kembali berkumpul bersama keluarganya.
Bagi masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban, dapat menghubungi pihak keluarga melalui nomor 0851-3490-7651 atau melapor ke Polsek terdekat, atau bisa menghubungi kontak darurat Polri melalui telepon bebas pulsa 110. (red/)


