Pastikan Kesiapsiagaan SAR, Batalyon B Pelopor Lakukan Pemeriksaan Personel dan Peralatan
LUBUKLINGGAU – Dalam upaya meningkatkan kesiapan menghadapi potensi bencana selama musim penghujan, Satbrimob Polda Sumatera Selatan Batalyon B Pelopor melaksanakan pemeriksaan personel dan perlengkapan Search and Rescue (SAR) di Markas Komando Batalyon B Pelopor, Kota Lubuklinggau, Sabtu (13/06/2026).
Kegiatan diawali dengan pengecekan kekuatan personel yang tergabung dalam tim SAR. Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan seluruh anggota berada dalam kondisi siap operasional serta mampu bergerak cepat apabila sewaktu-waktu diperlukan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Selain kesiapan personel, satuan juga melakukan pengecekan terhadap berbagai perlengkapan SAR yang digunakan dalam operasi penyelamatan. Peralatan evakuasi, alat pelindung diri, hingga sarana pendukung lainnya diperiksa secara detail guna memastikan seluruh perlengkapan berada dalam kondisi layak dan siap digunakan.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya antisipatif Batalyon B Pelopor dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana, seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, maupun situasi kedaruratan lainnya yang membutuhkan penanganan cepat dan terukur.
Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sumatera Selatan, AKBP Andiyano, S.K.M., M.H., menegaskan bahwa kesiapan personel dan perlengkapan merupakan aspek penting dalam mendukung keberhasilan tugas kemanusiaan di lapangan.
"Kami terus memastikan seluruh personel dan peralatan selalu dalam kondisi siap digunakan. Dengan kesiapan yang optimal, tim dapat memberikan pelayanan dan bantuan secara cepat, tepat, serta maksimal kepada masyarakat yang membutuhkan," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kemampuan personel, kedisiplinan, serta sinergi dalam pelaksanaan tugas menjadi faktor utama yang mendukung keberhasilan operasi SAR selain didukung oleh perlengkapan yang memadai.
Melalui kegiatan pemeriksaan ini, Batalyon B Pelopor menegaskan komitmennya untuk selalu siap hadir memberikan bantuan kepada masyarakat dalam situasi darurat serta mendukung terciptanya pelayanan kemanusiaan yang profesional, responsif, dan humanis.
( Nasrullah )


