Mobil Bok Terjun ke Siring di Jalan Beton BTS Ulu Pali, Warga Soroti Minimnya Fasilitas Keselamatan.
MUSI RAWAS – Sebuah mobil bok bernomor polisi BG 8873 EN yang sedang dalam perjalanan dari Palembang menuju Lubuklinggau mengalami kecelakaan hingga terjun ke siring (parit) di Jalan Beton Lintas Kecamatan BTS Ulu Pali, Kabupaten Musi Rawas, Sabtu (27/6/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan tersebut diduga terjadi setelah kendaraan terlibat insiden dengan kendaraan lain yang melintas di ruas jalan tersebut. Akibat kejadian itu, mobil keluar dari badan jalan dan masuk ke siring di pinggir jalan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kendaraan mengalami kerusakan akibat benturan saat kecelakaan terjadi.
Salah seorang pengguna jalan, Yani, mengungkapkan bahwa ruas Jalan Beton BTS Ulu Pali sudah cukup sering menjadi lokasi terjadinya kecelakaan lalu lintas. Menurutnya, banyak kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor, yang sebelumnya juga pernah mengalami kecelakaan hingga keluar dari badan jalan di kawasan tersebut.
“Sudah banyak sekali kendaraan yang mengalami kecelakaan di jalan ini. Kami sangat prihatin karena kejadian seperti ini terus berulang,” ujar Yani saat dikonfirmasi awak media.
Ia berharap pemerintah dan instansi terkait dapat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi jalan demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Pasalnya, ruas jalan tersebut merupakan salah satu jalur utama yang ramai dilalui masyarakat karena dianggap lebih cepat dan nyaman untuk perjalanan menuju Palembang maupun Lubuklinggau.
“Kami minta jalan ini diperhatikan untuk keselamatan pengguna jalan. Jalur ini ramai dilalui karena kondisinya bagus dan menjadi akses tercepat menuju Palembang maupun Lubuklinggau,” katanya.
Selain itu, warga juga menyoroti minimnya fasilitas keselamatan di sepanjang jalan tersebut, terutama tidak adanya lampu penerangan jalan yang dinilai meningkatkan risiko kecelakaan, khususnya pada malam hari.
“Belum lama ini bahkan ada kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Apalagi kalau melintas malam hari, sangat rawan karena tidak ada lampu penerangan jalan,” tambahnya.
Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan evaluasi terhadap titik-titik rawan kecelakaan di sepanjang ruas Jalan Beton BTS Ulu Pali. Pemasangan lampu penerangan jalan, rambu-rambu peringatan, serta sarana keselamatan lainnya dinilai penting untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan serupa di masa mendatang.
( Nasrullah )


