Lagi-lagi! Satu Unit Excavator Kembali Melintas ke Arah Tambang Safa

Table of Contents

 


Boalemo, Gorontalo – Satu unit alat berat jenis excavator kembali diduga melintas di wilayah SP 2 Desa Pangeya, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Gorontalo, Minggu (14/6/2026). Alat berat tersebut diduga hendak menuju kawasan pertambangan di wilayah Safa Boalemo.

Keberadaan excavator itu pertama kali diketahui warga yang kemudian mendokumentasikan melalui video telepon seluler. Rekaman tersebut bahkan sempat diunggah ke grup Facebook oleh warga lainnya dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

Dalam video yang beredar, terlihat sebuah excavator diangkut menggunakan truk tronton melintasi jalan menuju arah Desa Sari Tani, Kecamatan Wonosari. Unggahan tersebut sontak memunculkan berbagai spekulasi dan pertanyaan dari warga.

Pasalnya, dalam beberapa waktu terakhir aparat penegak hukum disebut telah melakukan tindakan terhadap aktivitas pertambangan yang diduga ilegal di wilayah tersebut. Namun, kemunculan kembali alat berat yang diduga menuju area tambang membuat masyarakat mempertanyakan efektivitas pengawasan dan penegakan hukum di lapangan.

Sejumlah warga mengaku khawatir jika aktivitas pertambangan kembali berlangsung, terutama terkait potensi kerusakan lingkungan dan kawasan hutan di sekitar lokasi. Dalam unggahan yang beredar di media sosial, pemilik akun juga menuliskan narasi yang mengindikasikan kekhawatiran terhadap dampak aktivitas tambang terhadap kelestarian alam.

Lebih jauh, sebagian masyarakat mulai menyoroti dugaan aktivitas pertambangan ilegal yang dinilai masih terus berjalan meski telah menjadi sorotan publik. Meski demikian, hingga saat ini belum ada bukti maupun keterangan resmi yang dapat memastikan tujuan pengangkutan excavator tersebut.

Warga berharap aparat penegak hukum tidak hanya melakukan penindakan sesaat, tetapi juga memperketat pengawasan terhadap keluar masuknya alat berat yang diduga berkaitan dengan aktivitas pertambangan di wilayah Boalemo.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait mengenai tujuan pengangkutan excavator tersebut. Media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna keberimbangan pemberitaan. (red/)

Tak-berjudul81-20250220065525