Kapolres Lubuk Linggau Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Pondok Al-Fatih, Momentum Muharram Perkuat Kepedulian Sosial.

Table of Contents



LUBUK LINGGAU – Memasuki momentum sakral bulan Muharram 1448 Hijriah, Yayasan Pondok Al-Fatih Kota Lubuk Linggau menggelar kegiatan kerohanian berupa Santunan dan Doa Bersama Anak Yatim, Piatu, serta Dhuafa pada Kamis malam (25/6/2026). Kegiatan religius ini dipusatkan di markas yayasan yang beralamatkan di Jalan Kalur, RT 10, Kelurahan Marga Rahayu, Kecamatan Lubuk Linggau Selatan II.

Acara yang berlangsung penuh khidmat ini dihadiri langsung oleh Ketua Yayasan Pondok Al-Fatih Kyai Anisul Fuad, S.Ag., Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi, Kapolsek Lubuk Linggau Selatan Iptu Dedi Ardiyanto, Kasat Samapta AKP Subardi, serta Kasat Binmas AKP Nyoman Sutisna.

Turut hadir dari unsur pemerintah daerah dan kewilayahan, antara lain Camat Lubuk Linggau Selatan II Sdri. Widiya Wulan Dari, Lurah Marga Rahayu Sdr. Sudarso, serta para tokoh agama dan tamu undangan kemasyarakatan yang berjumlah kurang lebih 50 orang.

Momentum Menghidupkan Syiar Islam di Bulan Mulia

Kegiatan doa bersama dan penyerahan tali asih ini diinisiasi sebagai wujud nyata dalam menghidupkan syiar Islam di bumi Silampari, sekaligus memanifestasikan keutamaan bulan Muharram yang dikenal sebagai bulannya anak yatim. Bertepatan dengan hari Asyura, jajaran Polres Lubuk Linggau bersama pihak yayasan ingin mengetuk pintu langit melalui lantunan doa keselamatan bangsa yang dipimpin oleh para santri dan anak-anak yatim.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Yayasan Pondok Al-Fatih, Kyai Anisul Fuad, S.Ag., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kehadiran serta kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran kepolisian dan pemerintah kecamatan. Sinergi ini dinilai menjadi potret indah hubungan umara (pemimpin) dan ulama dalam memperhatikan kesejahteraan mental serta sosial anak-anak yang kehilangan orang tua.

Penyaluran Santunan untuk 50 Penerima Manfaat

Sebagai puncak acara, Kapolres Lubuk Linggau bersama Ketua Yayasan dan unsur Forkopimcam menyerahkan santunan secara langsung kepada 50 orang penerima manfaat yang berhak. Bantuan tersebut disalurkan dengan rincian peruntukan bagi 40 anak yatim dan piatu, serta 10 orang warga dhuafa prasejahtera yang tinggal di lingkungan sekitar pondok pesantren.

Kapolres Lubuk Linggau, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, mengungkapkan bahwa kehadiran Polri dalam ruang-ruang keagamaan seperti ini merupakan komitmen jangka panjang untuk selalu dekat dan hadir di tengah-tengah masyarakat.

"Bulan Muharram membawa pesan kepedulian sosial yang sangat kuat. Melalui doa bersama anak-anak kita yang mulia ini, kami berharap wilayah hukum Kota Lubuk Linggau selalu diberkahi dengan keamanan, ketertiban, dan kedamaian. Santunan ini mungkin tidak seberapa, namun ini adalah bentuk kasih sayang dan tanggung jawab moril kami untuk memastikan mereka terus tersenyum dan bersemangat meraih cita-cita," pungkas AKBP Adithia Bagus Arjunadi.

Acara ritual keagamaan tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan diwarnai suasana penuh haru saat prosesi penyerahan santunan berlangsung. Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama seluruh jajaran pengurus, pejabat dinas, serta anak-anak yatim binaan Yayasan Al-Fatih.



       ( Nasrullah ) 

Tak-berjudul81-20250220065525