Arman Naway Soroti Ketimpangan Data DTSEN, Minta Penerima Bantuan Sosial Tepat Sasaran
Boalemo, Gorontalo – Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Boalemo yang juga Wakil Ketua Komisi III, Arman Naway, S.H., menyoroti masih adanya ketimpangan data masyarakat yang tergolong desil atas dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Menurutnya, persoalan akurasi data harus menjadi perhatian serius agar program bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat benar-benar tepat sasaran.
Arman mengungkapkan bahwa masih ditemukan sejumlah masyarakat yang secara ekonomi tergolong mampu atau berada pada kelompok desil atas namun masih tercatat sebagai penerima manfaat bantuan sosial. Di sisi lain, terdapat warga yang seharusnya berhak menerima bantuan justru belum terakomodasi dalam data.
“DTSEN merupakan instrumen penting dalam menentukan sasaran program pemerintah. Karena itu, verifikasi dan validasi data harus dilakukan secara berkelanjutan agar tidak terjadi kesalahan sasaran dalam penyaluran bantuan,” ujar Arman Naway, Kamis (4/6/2026).
Sebagai Wakil Ketua Komisi III DPRD Boalemo, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan data sosial ekonomi masyarakat selalu diperbarui sesuai kondisi terkini.
Menurutnya, pemerintah daerah juga perlu lebih aktif melakukan pemutakhiran data dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Partisipasi warga dinilai sangat penting untuk mengidentifikasi perubahan kondisi ekonomi keluarga yang dapat memengaruhi status kesejahteraan mereka.
“Jangan sampai masyarakat yang sudah tergolong mampu masih menerima bantuan, sementara warga yang benar-benar membutuhkan justru terlewatkan. Ini menjadi perhatian serius yang harus segera dibenahi,” tegasnya.
Arman berharap keberadaan DTSEN dapat menjadi fondasi yang kuat dalam penyusunan kebijakan sosial dan ekonomi yang lebih efektif dan berkeadilan. Dengan data yang akurat, valid, dan mutakhir, program perlindungan sosial diharapkan mampu menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan serta mempercepat upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Boalemo. (red/)


