Tingkatkan Kesiapsiagaan, Batalyon B Pelopor Intensifkan Latihan PHH
Lubuklinggau – Dalam upaya meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel, Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan Batalyon B Pelopor kembali melaksanakan latihan Penanggulangan Huru Hara (PHH) secara berkelanjutan di Mako Batalyon B Pelopor, Senin (18/05/2026).
Kegiatan latihan tersebut diikuti seluruh personel dengan penuh semangat dan disiplin tinggi sebagai bentuk kesiapan menghadapi berbagai dinamika tugas kepolisian di lapangan.
Berbagai materi taktis diberikan dalam latihan, mulai dari formasi PHH lintas kompi, teknik penanganan massa, penangkapan pelaku kerusuhan, simulasi pemadaman, hingga evakuasi korban dalam situasi gangguan keamanan. Seluruh rangkaian latihan dilaksanakan menggunakan skenario realistis guna meningkatkan kemampuan teknis, kekompakan tim, serta kecepatan respons personel.
Komandan Batalyon B Pelopor, Akbp Andiyano., S.K.M., mengatakan bahwa latihan PHH merupakan bagian penting dalam menjaga kesiapan operasional Brimob sebagai satuan yang dituntut selalu siap menghadapi berbagai situasi kontinjensi.
“Latihan ini bertujuan agar setiap personel memahami dan mampu menerapkan prosedur penanganan huru hara sesuai standar operasional, sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan efektif, profesional, dan terukur,” ujarnya.
Ia menambahkan, kemampuan PHH menjadi kompetensi dasar yang wajib dimiliki setiap personel Brimob dan harus terus diasah secara berkelanjutan agar kesiapan personel tetap optimal.
“Dengan latihan rutin dan berkesinambungan, personel akan semakin siap menghadapi berbagai situasi di lapangan serta mampu bertindak cepat, tepat, dan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas,” tambahnya.
Selain meningkatkan kemampuan teknis, latihan tersebut juga menjadi sarana membangun kedisiplinan, solidaritas, dan jiwa korsa antar personel dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang profesional dan presisi.
Melalui latihan PHH berkelanjutan ini, Satbrimob Polda Sumsel Batalyon B Pelopor menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia demi mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di wilayah Sumatera Selatan maupun secara nasional.
( Nasrullah )


