SOSIALISASI SIAGA BENCANA: TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT KELURAHAN PADOANG-DOANGAN
PANGKEP – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan menggelar kegiatan sosialisasi siaga bencana, bertempat di Logos Cafe, Kelurahan Padoang-doangan, Selasa (12/5/2026), pukul 09.45 WITA. Kegiatan ini dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Padoang-doangan Aipda Mappaenre, Babinsa Serda Muh Iqbal, staf kelurahan, Ketua RW dan RT, serta warga masyarakat setempat.
Sebagai pemateri sekaligus narasumber dalam kegiatan ini, hadir Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Pangkep, Hilal Hamzah Nursaid, S.E., M.Si. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan berbagai materi penting yang bertujuan meningkatkan pemahaman, pengetahuan, dan kesiapan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi segala potensi ancaman bencana alam maupun keadaan darurat lainnya.
Peserta diberikan edukasi lengkap mengenai langkah-langkah pencegahan risiko bencana, cara penanganan dan pertolongan pertama saat bencana terjadi, hingga pentingnya membangun kerja sama yang erat dan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat. Ditekankan pula bahwa ketangguhan wilayah sangat bergantung pada kepedulian dan partisipasi aktif warga dalam menjaga lingkungan serta saling bahu-membahu saat situasi darurat berlangsung.
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas Aipda Mappaenre juga menyampaikan himbauan kepada seluruh warga. Ia mengajak masyarakat untuk selalu menjaga komunikasi dan koordinasi yang baik antarwarga maupun dengan aparat keamanan. Warga juga diminta agar tidak ragu segera melaporkan apabila menemukan gejala alam, kondisi, atau situasi apa pun yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan maupun risiko bencana di lingkungan sekitar.
Sementara itu, perangkat kelurahan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas antusiasme dan partisipasi aktif warga yang hadir dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh perhatian. Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Kelurahan Padoang-doangan semakin tangguh, siap, dan sigap, serta mampu mengambil langkah dan tindakan yang tepat, cepat, dan aman apabila sewaktu-waktu terjadi bencana atau keadaan darurat.
Secara keseluruhan, kegiatan sosialisasi berlangsung aman, tertib, dan penuh suasana kebersamaan serta kekeluargaan antara aparat dan masyarakat.*
( Ahmad Latif )


