Satu Lagi Terduga Pelaku Penembakan Semeteh Menyerahkan Diri, Empat Orang Sudah Diamankan

Table of Contents

 


Musi Rawas – Satu lagi terduga pelaku kasus penembakan yang terjadi di Desa Semeteh, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.

Teranyar, terduga pelaku atas nama Reza menyerahkan diri ke Polsek Muara Lakitan pada Rabu (20/5/2026).

Kapolsek Muara Lakitan, AKP Hendrawan, membenarkan penyerahan diri tersebut.

“Reza sudah diserahkan keluarganya dan tadi sudah kita jemput ke rumahnya,” ungkap AKP Hendrawan kepada awak media, Rabu (20/5/2026).

Dengan menyerahnya Reza, kini empat dari lima terduga pelaku penembakan telah diamankan pihak kepolisian. 

Sebelumnya, tiga pelaku yang lebih dahulu diamankan yakni Jhon Anthoni (62), Lagenda (27), dan Alfa Rizal (21). Sementara satu pelaku lainnya berinisial SI masih dalam pengejaran dan telah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Sebelumnya, Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berhasil dilakukan kurang dari 24 jam setelah kejadian, berkat kerja cepat Tim Opsnal Satreskrim Polres Musi Rawas bersama Polsek Muara Lakitan.

Peristiwa penembakan terjadi pada Senin (18/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIB di rumah Sansai, Desa Semeteh. Saat itu para korban, yakni Edwar, Sansai, Firdaus, Boy dan Hen, sedang berkumpul dan makan siang di depan rumah.

Kejadian bermula ketika Hen menghadang kendaraan tangki Crude Palm Oil (CPO) yang melintas di lokasi. Tidak lama kemudian datang mobil Toyota Yaris warna oranye yang berhenti di depan truk tangki tersebut.

Dari dalam mobil, Lagenda terlihat memegang senjata api laras pendek jenis revolver, sementara SI mengacungkan senapan angin dari sisi kiri kendaraan. Di lokasi yang sama, Jhon Anthoni datang menggunakan mobil Mitsubishi Triton warna silver sambil membawa kayu dan terlibat cekcok dengan Hen.

Situasi kemudian memanas hingga terjadi aksi penembakan. Lagenda diduga melepaskan beberapa tembakan ke arah korban Sansai dan Edwar. Selain itu, Reza dan Alfa Rizal disebut ikut turun dari kendaraan dan melakukan pelemparan batu serta mengejar para korban di lokasi kejadian.

Akibat insiden tersebut, tiga korban mengalami luka-luka. Sansai mengalami luka tembak di lengan kanan, Edwar terkena tembakan di bagian leher sebelah kanan, sedangkan Firdaus mengalami luka di kepala yang diduga akibat rekoset peluru. Para korban sempat dibawa ke Puskesmas Muara Lakitan sebelum dirujuk ke RS AD Bunda Lubuk Linggau.

Dari hasil penyelidikan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit mobil Mitsubishi Triton warna silver, satu unit Toyota Yaris warna oranye, satu tongkat bisbol, satu bilah pedang, satu pucuk senapan angin, satu pucuk senjata api rakitan warna silver beserta dua butir amunisi 9 mm, serta dua proyektil peluru.

Kapolres menjelaskan, motif kejadian diduga dipicu persoalan perebutan pengurusan kendaraan tangki CPO di PT SPA, Desa Semeteh, Kecamatan Muara Lakitan. Kedua belah pihak disebut sama-sama merasa tersinggung hingga berujung aksi kekerasan.



        ( Nasrullah ) 

Tak-berjudul81-20250220065525