Sambut Idul Adha 1447 H, BPJS Ketenagakerjaan Gorontalo Gelar Tausiah: Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial Pegawai
Gorontalo – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo menggelar kegiatan tausiah keagamaan yang menghadirkan Ustad Ad Mahmudi Irja, dosen Universitas Muhammadiyah Gorontalo, Senin (25/5/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung penuh khidmat dan menjadi momentum refleksi spiritual bagi seluruh pegawai untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta semangat pengabdian dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam tausiahnya, Ustad Ad Mahmudi Irja mengajak seluruh karyawan untuk terus memupuk iman, menjauhi larangan Allah SWT, memahami esensi ketakwaan, serta menjalankan setiap perintah-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menegaskan bahwa di tengah kehidupan modern saat ini, banyak orang lebih mementingkan kuantitas dibanding kualitas, termasuk dalam mencari rezeki dan menjalani pekerjaan. Menurutnya, rezeki yang baik bukan hanya dinilai dari jumlah, tetapi dari keberkahan dan manfaat yang diberikan kepada sesama.
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Rezeki itu bukan hanya uang, tetapi juga kesehatan, keluarga yang rukun, anak yang saleh dan salehah, serta kehidupan yang penuh keberkahan,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya mensyukuri setiap nikmat yang diberikan Allah SWT dengan meningkatkan kualitas ibadah. Menurutnya, seluruh aktivitas kehidupan dapat bernilai ibadah apabila dilandasi niat karena Allah SWT.
“Tidaklah Allah menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah. Jadikan setiap aktivitas sebagai ibadah. Sebagai karyawan BPJS Ketenagakerjaan yang membantu masyarakat, khususnya pekerja yang mengalami musibah, pensiun, maupun meninggal dunia, itu merupakan pekerjaan mulia dan sangat bermanfaat lillahi ta’ala,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ustad Ad Mahmudi Irja juga menekankan pentingnya menjaga amanah dalam bekerja. Ia mengingatkan seluruh pegawai agar tetap menjunjung tinggi tanggung jawab dan tidak mengkhianati kepercayaan yang telah diberikan.
“Awali setiap pekerjaan dengan basmalah, dengan iman dan tauhid. Apalagi sebagai karyawan yang memiliki amanah besar untuk membantu masyarakat, maka harus dijalankan dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab,” tambahnya.
Menjelang Idul Adha, ia turut mengajak seluruh peserta memahami makna kurban sebagai bentuk ketaatan, pengorbanan, dan keikhlasan kepada Allah SWT. Menurutnya, nilai utama dalam berkurban adalah keikhlasan hati dalam berbagi kepada sesama.
“Berkurban mengajarkan kita tentang kepedulian sosial dan keikhlasan. Allah SWT menilai ketakwaan dan keikhlasan kita dalam menjalankan perintah-Nya,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo, Sanco Simanullang, mengatakan momentum Idul Adha harus menjadi sarana mempererat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan kerja.
“ Mari kita jadikan perayaan Idul Adha ini sebagai momentum mempererat kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, dan memperkuat komitmen dalam memberikan perlindungan terbaik bagi seluruh pekerja Indonesia,” ungkap Sanco. (red/)


