Mahasiswa Desak Penindakan Tambang Ilegal di Boalemo, Serukan Evaluasi Kinerja Aparat

Table of Contents

 


GORONTALO – Aliansi Mahasiswa Peduli Lingkungan Boalemo menggelar aksi demonstrasi di Mapolda Gorontalo sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan yang dinilai semakin terancam akibat aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI).

Aksi tersebut digelar sebagai respons atas keresahan masyarakat terkait dugaan lemahnya penegakan hukum terhadap praktik tambang ilegal di wilayah Boalemo. Massa aksi menilai aktivitas PETI masih berlangsung dan membutuhkan penanganan yang lebih serius dari aparat berwenang.

Koordinator lapangan, Rivandi Abdullah, dalam orasinya menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk dorongan kepada aparat penegak hukum agar segera mengambil langkah konkret dalam menangani persoalan tersebut.

“Jika belum ada tindak lanjut yang signifikan, kami akan kembali menyuarakan aspirasi dengan jumlah massa yang lebih besar. Ini bentuk komitmen kami terhadap penyelamatan lingkungan,” ujar Rivandi, Jum'at (1/5/2026).

Dalam aksinya, massa juga mendorong adanya evaluasi terhadap penanganan kasus PETI di wilayah Boalemo. Mereka menilai perlunya peningkatan respons terhadap laporan masyarakat serta penguatan pengawasan guna mencegah dampak kerusakan lingkungan yang lebih luas.

Selain itu, mahasiswa turut menyampaikan sejumlah rekomendasi sebagai solusi, termasuk perlunya langkah tegas dan terukur dalam penanganan tambang ilegal, serta penguatan koordinasi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah.

Aksi berlangsung dengan tertib dan mendapat pengawalan dari aparat kepolisian. Mahasiswa berharap aspirasi yang disampaikan dapat menjadi perhatian serius demi menjaga kelestarian lingkungan serta keselamatan masyarakat di Kabupaten Boalemo. (red/)

Tak-berjudul81-20250220065525