Ketua DPD NasDem Boalemo: Buruh Pilar Utama Ekonomi, Momentum May Day Jadi Ajang Refleksi
Boalemo, Gorontalo - Momentum peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) kembali menjadi pengingat pentingnya peran strategis kaum buruh dalam menopang roda perekonomian bangsa. Pengalaman panjang, mulai dari masa mahasiswa hingga terjun langsung sebagai pekerja, memberikan perspektif nyata tentang dinamika dan perjuangan kaum buruh di lapangan.
Pada masa perkuliahan, keterlibatan dalam advokasi buruh menjadi bagian dari upaya menyuarakan keadilan dan perlindungan bagi para pekerja. Setelah melewati fase tersebut, pengalaman menjadi bagian langsung dari kaum buruh semakin mempertegas bahwa mereka merupakan pilar utama dalam sektor produksi.
Peran buruh tidak hanya sebatas tenaga kerja, tetapi juga sebagai penentu keberlangsungan produksi yang berdampak langsung pada stabilitas ekonomi nasional. Ketika sektor buruh terganggu, maka efeknya akan merambat ke berbagai lini kehidupan, mulai dari industri hingga kesejahteraan masyarakat luas.
Dalam konteks kebijakan, dukungan terhadap perlindungan buruh terus menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk dari kalangan legislatif. Salah satunya adalah inisiatif dalam mendorong lahirnya regulasi yang memberikan perlindungan bagi pekerja, khususnya di sektor informal seperti pekerja rumah tangga.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Boalemo, Arman Naway, S.H., dalam refleksi peringatan May Day, Jum'at (1/5/2026). Ia menegaskan pentingnya keberpihakan terhadap kaum buruh sebagai fondasi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Peringatan May Day tahun ini pun menjadi ajang refleksi sekaligus apresiasi terhadap kontribusi besar kaum buruh. Harapannya, ke depan kesejahteraan, perlindungan, dan keadilan bagi seluruh pekerja di Indonesia semakin diperkuat.
“Selamat Hari Buruh Sedunia. Tetap jayalah kaum buruh,” tutupnya. ( Red)


