Gotong Royong Berbagi Berkah: Majelis Taklim Nurul Ma’rifat dan Warga Pulau Balang Lompo Sembelih 15 Sapi Kurban, Disalurkan Hingga ke Kaum Dhuafa

Table of Contents

  


PULAU BALANG LOMPO, PANGKEP – Semangat berbagi, kepedulian sosial, dan kekompakan warga tampak begitu kental menyelimuti halaman Masjid Nurul Ma’rifat, Kelurahan Mattiro Sompe, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, pada Rabu (27/05/2026). Bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Majelis Taklim Nurul Ma’rifat bersama segenap elemen masyarakat melaksanakan rangkaian kegiatan ibadah kurban, mulai dari proses penyembelihan, pemotongan, pengolahan, hingga pembagian daging yang disalurkan secara merata kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk kaum dhuafa dan jamaah masjid setempat.

Kegiatan mulia ini dilaksanakan sebagai wujud nyata kepatuhan terhadap perintah agama, sekaligus meneladani keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS tentang makna ketaatan dan pengorbanan yang tulus. Selain itu, langkah ini menjadi bentuk rasa syukur mendalam atas limpahan nikmat dan karunia yang telah Allah SWT berikan kepada segenap warga. Seluruh proses pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, khidmat, dan penuh suasana kekeluargaan, berkat partisipasi aktif para pengurus, anggota majelis taklim, serta para relawan yang bekerja sama dengan penuh semangat dan ketulusan hati.

Penanggung Jawab Kegiatan, Hj. Fatimah, S.Pd.I., menjelaskan bahwa pelaksanaan ibadah kurban dan pembagian daging ini merupakan agenda rutin tahunan yang senantiasa digelorakan oleh Majelis Taklim Nurul Ma’rifat bersama dukungan penuh dari warga setempat. Pada tahun ini, total hewan kurban yang disembelih mencapai 15 ekor sapi. Jumlah tersebut terdiri dari 8 ekor sapi bersumber dari pengurus Masjid dan Majelis Taklim Nurul Ma’rifat, serta 7 ekor sapi lainnya merupakan sumbangan dan partisipasi langsung dari warga masyarakat Pulau Balang Lompo.

“Tujuan utama kegiatan ini tidak hanya sekadar untuk memenuhi kewajiban ibadah semata, namun yang terpenting adalah untuk mempererat tali persaudaraan, memperkuat kebersamaan antarwarga, serta memastikan kebahagiaan dan manfaat Hari Raya Kurban ini dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” tegas Hj. Fatimah.

Ia menambahkan, “Melalui kegiatan berbagi daging kurban ini, kami ingin mewujudkan makna sejati Idul Adha, yaitu berkurban, memberi, dan peduli kepada sesama. Harapan kami, daging yang dibagikan ini dapat bermanfaat, membawa keberkahan, dan menjadi santapan yang halal serta baik bagi setiap keluarga di Pulau Balang Lompo, khususnya bagi kaum dhuafa, anak yatim, dan warga yang kurang mampu secara ekonomi.”

Seluruh hewan kurban yang disembelih dan didistribusikan tahun ini telah dipilih dengan standar kualitas yang baik, dalam kondisi sehat, kuat, serta telah memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku dalam syariat Islam. Setelah proses penyembelihan dan pemotongan selesai dilaksanakan, para panitia bekerja secara cermat, teliti, dan adil untuk membagi daging tersebut ke dalam bagian-bagian yang seimbang, sebelum akhirnya disalurkan secara langsung kepada warga yang berhak menerima.

Suasana bahagia dan penuh sukacita tampak terpancar dari wajah para warga yang hadir untuk menerima pembagian daging kurban. Bagi masyarakat Pulau Balang Lompo, kehadiran Majelis Taklim yang konsisten, peduli, dan aktif melaksanakan kegiatan sosial keagamaan ini menjadi kekuatan tersendiri, sekaligus bukti nyata kepedulian sesama anak bangsa yang hidup berdampingan di wilayah kepulauan. Mereka mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi atas langkah nyata ini, yang dinilai sangat membantu mengurangi beban ekonomi warga serta menumbuhkan rasa kasih sayang dan persatuan yang makin kokoh di tengah masyarakat.

Kegiatan ini juga sekaligus membuktikan bahwa semangat gotong royong dan budaya berbagi tetap hidup, terjaga, dan tumbuh dengan sangat baik di wilayah Kecamatan Liukang Tupabbiring. Sinergitas antaranggota, prinsip transparansi dalam pelaksanaan, serta ketulusan hati dalam bekerja sama menjadi kunci utama kelancaran kegiatan hingga berakhir dengan baik.

Di akhir kegiatan, para pengurus Majelis Taklim Nurul Ma’rifat turut berdoa semoga seluruh ibadah yang dilaksanakan, hewan yang disembelih, serta daging yang disalurkan ini diterima di sisi Allah SWT sebagai amal jariyah, mendatangkan pahala yang berlipat ganda, dan senantiasa menjadi jalan kebaikan yang membawa keberkahan serta kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Pulau Balang Lompo.*


( Ahmad Latif )

Tak-berjudul81-20250220065525