Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau Hadiri Haflah Takharruj Ath-Thalabah Ponpes Asshirathal Mustaqim DDI Baru-baru Tanga
PANGKAJENE, 19 Mei 2026 – Pondok Pesantren (Ponpes) DDI Asshirathal Mustaqim Baru-baru Tanga, yang berlokasi di Kelurahan Bonto Perak, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), menggelar acara puncak Haflah Takharruj Ath-Thalabah atau wisuda serta penamatan santri untuk tahun ajaran 2025/2026, pada Selasa. Kegiatan tahunan yang sarat akan nilai keagamaan dan keilmuan ini berlangsung secara khidmat dan meriah, dengan kehadiran para tokoh agama, unsur pemerintah daerah, para orang tua santri, serta masyarakat sekitar.
Acara tahunan kali ini mengusung tema “Reaktualisasi Tradisi Keilmuan Pesantren Dalam Membangun Kematangan Intelektual dan Integritas Santri”. Tema tersebut menjadi penekanan penting guna memastikan tradisi keilmuan yang tumbuh subur di lingkungan pesantren tetap relevan dan terus dijaga kelestariannya, sebagai fondasi utama pembentukan karakter, kecerdasan, serta integritas diri para santri saat nantinya terjun langsung ke tengah masyarakat.
Secara langsung hadir memeriahkan sekaligus menyaksikan jalannya kegiatan, Bupati Pangkep, Dr. Muh. Yusran Lalogau, S.Pi., M.Si.; Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangkep; Camat Pangkajene, Dasriana, S.Sos., M.M.; Kepala Puskesmas Bonto Perak, Hj. Amriany Arsyad, S.Tr.Kes.; Lurah Bonto Perak, Hajrah, S.Sos.; Pimpinan Ponpes DDI Asshirathal Mustaqim, Drs. K.H. Hijruddin Mujahid; Bhabinkamtibmas Polsek Pangkajene, Aiptu Amirullah, S.H.; serta Babinsa wilayah setempat, Koptu Sujarman.
Dalam kesempatan itu, Bupati Pangkep, Dr. Muh. Yusran Lalogau, saat menyampaikan sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi kepada pihak pengelola serta seluruh tenaga pendidik Ponpes DDI Asshirathal Mustaqim. Ia menilai adanya dedikasi dan kontribusi nyata lembaga pendidikan ini dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak mulia dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. Menurutnya, keberadaan pesantren merupakan pilar penting dalam sistem pendidikan nasional yang turut andil besar dalam membangun karakter bangsa.
“Pemerintah Kabupaten Pangkep sangat mengapresiasi peran pesantren sebagai lembaga pendidikan yang telah melahirkan banyak tokoh dan pemimpin di daerah ini. Tema yang diusung pada kegiatan saat ini sangat relevan, karena kita tidak hanya butuh santri yang cerdas secara agama, tetapi juga memiliki kematangan berpikir dan integritas tinggi agar mampu menjawab tantangan zaman serta berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” ujar Bupati Yusran Lalogau di hadapan para santri dan para undangan.
Sementara itu, kehadiran Bhabinkamtibmas Polsek Pangkajene, Aiptu Amirullah, S.H., dalam kegiatan pendidikan dan keagamaan ini merupakan wujud nyata kedekatan Polri dengan masyarakat, sekaligus upaya menjaga sinergitas yang erat dengan lembaga pendidikan yang ada di wilayah binaannya. Kehadiran ini juga bertujuan memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap berjalan kondusif selama rangkaian acara berlangsung.
Di sela-sela kegiatan, Aiptu Amirullah turut menyampaikan himbauan penting serta pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada seluruh santri yang telah dinyatakan lulus dan mengikuti prosesi penamatan. Ia mengingatkan agar para alumni tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum atau membahayakan diri sendiri maupun orang lain, seperti melakukan konvoi kendaraan di jalan raya secara berlebihan, berkendara ugal-ugalan, atau arak-arakan yang tidak tertib.
Sebagai gantinya, para santri diharapkan dapat menyalurkan semangat keberhasilan tersebut melalui hal-hal yang bernilai positif, bermanfaat, serta beretika luhur, sesuai dengan ajaran yang telah didapatkan selama menimba ilmu di lingkungan pesantren.
“Kami berharap para santri yang telah lulus senantiasa menjaga nama baik almamater, menjadi pribadi yang berakhlak mulia, dan mengamalkan ilmu yang didapatkan di tengah masyarakat. Hindari perilaku yang melanggar aturan atau meresahkan, dan teruslah berkarya melalui hal-hal yang bernilai kebaikan. Ingatlah bahwa keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Aiptu Amirullah.
Sementara itu, Pimpinan Ponpes DDI Asshirathal Mustaqim, Drs. K.H. Hijruddin Mujahid, dalam keterangannya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran dan dukungan seluruh pihak, baik itu dari unsur pemerintah daerah maupun aparat keamanan. Ia berharap lulusan pesantrennya mampu menjadi agen perubahan yang membawa manfaat luas bagi lingkungan sekitar, serta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai keilmuan yang telah ditanamkan selama proses pendidikan.
Seluruh rangkaian kegiatan Haflah Takharruj Ath-Thalabah berjalan aman, tertib, lancar, dan kental dengan suasana kekeluargaan hingga acara dinyatakan selesai sepenuhnya.*
( Ahmad Latif )
.jpg)

