Arman Naway Dorong Kandang Koloni untuk Ternak Sapi, Ubah Pola Bantuan Jadi Budidaya Modern

Table of Contents

 


Boalemo, Gorontalo — Wakil Ketua Komisi III DPRD Boalemo, Arman Naway, mendorong optimalisasi budidaya ternak sapi melalui pembangunan kandang koloni bagi kelompok peternak di Desa Kuala Lumpur, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Gorontalo.

Dorongan tersebut disampaikan Arman saat menghadiri pertemuan bersama Kelompok Ternak Sapi Smart Farming pada Selasa (12/5/2026), di hadapan warga yang akan menjadi calon pembudidaya ternak sapi.

Menurut Arman, pola bantuan ternak selama ini perlu diubah. Ia menilai sistem pemberian bantuan sapi secara perorangan kerap tidak berjalan maksimal karena sebagian bantuan justru dijual kembali atau dipelihara tanpa sistem budidaya yang tepat.

“Selama ini bantuan sapi sering hanya dipelihara seadanya, bahkan ada yang dijual kembali. Akibatnya tujuan utama untuk meningkatkan perekonomian masyarakat tidak tercapai secara optimal,” ujar Arman.

Karena itu, ia meminta Dinas Pertanian agar program bantuan ternak tidak lagi sekadar menyerahkan sapi kepada masyarakat, melainkan diarahkan pada sistem budidaya terpusat melalui kandang koloni yang dikelola bersama.

Menurutnya, pola kandang koloni akan mempermudah pengawasan, pemantauan pertumbuhan ternak, hingga pengembangan program peternakan secara berkelanjutan.

“Program ini jangan hanya sebatas bantuan sapi, tetapi bagaimana ternak tersebut benar-benar dibudidayakan secara terpusat di kandang koloni sehingga pertumbuhan dan pengelolaannya bisa dipantau dengan baik,” tegasnya.

Arman juga menyebut konsep tersebut sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Boalemo, khususnya dalam pengembangan inseminasi buatan (IB) bagi kelompok peternak.

Ia berharap ke depan para peternak tidak lagi menjual sapi dalam kondisi hidup, melainkan mulai mengarah pada pengelolaan hasil ternak yang lebih bernilai ekonomi melalui Rumah Potong Hewan (RPH) maupun pusat penjualan daging segar.

“Harapan kami ke depan tidak ada lagi penjualan sapi hidup secara langsung, tetapi bagaimana hasil peternakan ini bisa berkembang menjadi pusat produksi daging segar dan rumah potong hewan,” pungkasnya. (red/)

Tak-berjudul81-20250220065525